Lensapost.net I Pidie Jaya – Institut Agama Islam (IAI) Ummul Ayman Pidie Jaya menggelar Workshop Review Kurikulum Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) di Auditorium kampus, Senin (13/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kurikulum Prodi KPI sekaligus memastikan kurikulum yang disusun sesuai dengan perkembangan ilmu komunikasi, teknologi digital, dan kebutuhan dunia kerja.
Workshop menghadirkan peninjau kurikulum dari kalangan akademisi dan praktisi, di antaranya Dr. Azman Sulaiman, M.I.Com. dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Dr. Syekh Khaliluddin, M.A., serta praktisi dari berbagai unsur.
Berbagai masukan diberikan untuk menyempurnakan profil lulusan, capaian pembelajaran, dan struktur kurikulum agar lebih relevan dengan tantangan era digital.
Ketua Program Studi KPI IAI Ummul Ayman, Tgk. Zaharullah, M.Ag., mengatakan bahwa penyusunan kurikulum dilakukan dengan mengakomodasi perkembangan industri media, komunikasi publik, penyiaran, dan dakwah digital.
“Perkembangan media berlangsung sangat cepat. Karena itu, kurikulum KPI harus adaptif terhadap transformasi digital, namun tetap berlandaskan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah. Kami ingin melahirkan lulusan yang menguasai teori, memiliki keterampilan praktis, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) IAI Ummul Ayman, Dr. Deni Mulyadi, M.A., menegaskan bahwa review kurikulum merupakan bagian dari mekanisme penjaminan mutu akademik yang wajib dilakukan secara berkala.
“Pengembangan kurikulum tidak boleh berhenti pada pemenuhan regulasi. Kurikulum harus terus diperbarui agar mampu mengantisipasi perubahan ilmu pengetahuan, perkembangan teknologi, kebutuhan pengguna lulusan, serta dinamika masyarakat. Karena itu, masukan dari akademisi, praktisi, dunia industri, dan para pemangku kepentingan menjadi sangat penting,” katanya.
Menurut Deni, LP3M mendorong setiap program studi untuk menyusun kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) sehingga capaian pembelajaran lulusan benar-benar terukur dan sesuai dengan kebutuhan dunia profesional.
Melalui workshop ini, IAI Ummul Ayman berharap Prodi KPI mampu melahirkan jurnalis, penyiar, humas, kreator konten, dan dai digital yang profesional, berintegritas, menguasai teknologi komunikasi, serta tetap menjunjung tinggi etika dan nilai-nilai keislaman dalam setiap aktivitas komunikasi di tengah pesatnya transformasi media digital.












