LENSAPOST. NET – Diduga akibat kebocoran tabung oksigen, belasan hingga puluhan keluarga pasien di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Sahudin Kutacane berhamburan berlarian keluar. Suara yang menyerupai dengan kebocoran tabung gas LPG itu sontak membuat suasana sekitaran diruangan ICU Rumah Sakit Daerah Plat Merah itu sempat menjadi mencekam.
Kondisi mencekam itu terjadi pada Rabu 4 Februari 2025 malam yang dibagikan oleh akun Facebook Sischa Baintehaa Ashoka dan sudah komentari sebanyak puluhan orang dari pengguna media sosial Facebook.
Dalam video yang dibagikan melalui siaran langsung facebook tersebut tampak sejumlah keluarga pasien terlihat sedang mengevakuasi pasien rawat inap diperkirakan usia balita dan lansia keluar dari ruangan.
Kejadian itu sontak memicu reaksi miring sejumlah warga Kabupaten Aceh Tenggara atas kejadian dugaan kebocoran tabung oksigen diruangan ICU di RSUD H Sahudin tersebut.
“Jika ruang ICU yang dihuni oleh pasien yang butuh perawatan insentif saja bisa mengalami kebocoran tabung oksigen, ini tentu menjadi penilaian buruk bagi citra rumah sakit,” ungkap salah seorang warga Aceh Tenggara, menanggapi video yang beredar tersebut, Kamis 5 Februari 2025.
Terkait video yang beredar itu, Kabid Penunjang Medis RSUD H Sahudin Kutacane, Robby menjelaskan bahwa suara kebocoran tabung oksigen tersebut disebabkan akibat terjatuhnya salah satu tabung oksigen pembantu oleh keluarga pasien.
“Salah satu tabung oksigen pembantu terjatuh oleh keluarga pasien sehingga suara oksigen bocor itu sempat menyebabkan kegaduhan diruangan lain,” kata Robby menjawab kronologis bocornya tabung oksigen di ruangan ICU rumah sakit tersebut.
Ia menambahkan, video yang beredar memperlihatkan sejumlah keluarga pasien berhamburan melakukan evakuasi merupakan bukan pasien dari ruangan ICU melainkan pasien dari ruangan persalinan dan operasi.
“Saat kegaduhan sempat terjadi tercatat saat itu sebanyak ada 6 pasien ICU yang sedang dirawat dan semuanya tetap berada diruangan bersama perawat dan dokter,” imbuhannya. []












