LENSAPOST.NET – Dugaan penjualan buku dan dugaan penyimpangan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), soal pengadaan buku di SD Swasta IT Darul Azhar, sepertinya akan berbuntut panjang.
Pasalnya, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) Provinsi Aceh, Pajri Gegoh, mengatakan dalam waktu dekat ini pihaknya akan membuat laporan terkait dugaan penjualan buku dan dugaan penyimpangan Dana BOS, soal pengadaan buku di SD Swasta IT Darul Azhar Aceh Tenggara kepada Aparat Penegak Hukum (APH) setempat.
Dikatakan Pajri Gegoh, DPD LSM Penjara Provinsi Aceh kini telah mempersiapkan beberapa berkas-berkas yang dilampirkan soal dugaan tersebut dalam bentuk laporan kepada APH.
“Dalam waktu dekat ini kami akan membuat laporan terkait dugaan penjualan buku dan dugaan penyimpangan pengelolaan dana BOS TA 2024 dan 2025, alokasi pengadaan buku di SD Swasta IT Darul Azhar Aceh Tenggara,” kata Pajri Gegoh, Sabtu, (2/8/2025).
Pajri Gegoh membeberkan, beberapa berkas yang bakal dilampirkan dan diserahkan kepada APH. Diantaranya, Surat Edaran Nomor : 053/SDIT-DA/VII/2025, prihal pemberitahuan administrasi uang buku paket yang ditujukan kepada orang tua/wali murid.
Kemudian, data alokasi dana BOS Tahun Anggaran, 2024 dan 2025, khusus pengadaan buku di sekolah itu dan list buku yang diduga dijual kepada murid dan dibeli menggunakan dana BOS.
Sebelumya diberitakan, Dugaan ketidak beresan dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD Swasta IT Darul Azhar Aceh Tenggara, tahun anggaran 2024 dan 2025 saat ini masih terus menjadi sorotan publik.
Pasalnya, penjelasan soal puluhan juta pengalokasian dana BOS untuk pengadaan buku dan beredarnya surat pemberitahuan administrasi uang buku kepada orang tua wali murid di sekolah tersebut masih penuh tanya.
Padahal, penjelasan dari pihak sekolah tentang bagaimana klarifikasi detail soal pengadaan buku yang dialokasikan dari dana BOS dan surat pemberitahuan administrasi uang buku di sekolah itu kian ditunggu.
Namun sayangnya, Kepala Satuan Pendidikan (Kepala Sekolah) SD Swasta IT Darul Azhar, ketika dikonfirmasi, malah memilih bungkam. Enggan menjawab pertanyaan awak madia LENSAPOST.NET, soal pengadaan buku dari dana BOS dan dugaan penjualan buku di sekolah itu. []













