Tanpa Tender, Proyek Sapi Dinas Peternakan Aceh Serentak via E-Purchasing

Gambar ini merupakan ilustrasi yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung visualisasi pemberitaan.

LENSAPOST.NET– Dinas Peternakan Aceh tercatat mengalokasikan sejumlah paket pengadaan ternak sapi dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) Tahun 2026 dengan metode E-Purchasing untuk seluruh kegiatan.

Berdasarkan data RUP, sedikitnya terdapat 12 paket pengadaan sapi yang tersebar di sejumlah kabupaten seperti Aceh Besar, Pidie, Aceh Utara, hingga Bireuen. Seluruh paket tersebut menggunakan sumber dana APBD dengan waktu pelaksanaan dominan pada Maret 2026.

Paket dengan pagu anggaran terbesar mencapai Rp600 juta, yakni pengadaan bantuan hibah sapi Simental untuk Kelompok Ternak “Alinmas Sejahtera” di Kecamatan Montasik, Aceh Besar.

Disusul beberapa paket lainnya dengan nilai Rp450 juta hingga Rp400 juta yang juga menyasar kelompok ternak di wilayah Aceh Besar dan Pidie.

Selain itu, terdapat pula pengadaan sapi untuk kebutuhan qurban dan meugang senilai Rp360 juta, serta sejumlah bantuan sapi untuk kelompok tani dengan nilai berkisar Rp200 juta hingga Rp350 juta.

Secara keseluruhan, pola pengadaan ini menunjukkan bahwa pemerintah lebih memilih skema E-Purchasing dibandingkan metode tender maupun penunjukan langsung.

E-Purchasing sendiri merupakan mekanisme pembelian barang/jasa melalui katalog elektronik (e-katalog) yang dinilai lebih cepat dan efisien.

Namun demikian, penggunaan metode yang seragam ini juga berpotensi menjadi sorotan publik, terutama terkait aspek transparansi, kualitas barang, serta pemerataan distribusi bantuan kepada kelompok penerima. []