Dinas Peternakan Aceh Kucurkan Miliaran Rupiah untuk Proyek Kandang Ayam

Dinas Peternakan Aceh mengalokasikan anggaran miliaran rupiah untuk sejumlah paket kegiatan pembangunan kandang ayam broiler sistem closed house [Foto: Ilustrasi AI]

LENSAPOST.NET –Dinas Peternakan Aceh mengalokasikan anggaran miliaran rupiah untuk sejumlah paket kegiatan pembangunan kandang ayam broiler sistem closed house di wilayah Kabupaten Aceh Besar.

Berdasarkan penelusuran pada laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), Rabu (17/6/2026), tercatat sedikitnya enam paket proyek pembangunan kandang ayam broiler dengan nilai pagu yang sama, yakni masing-masing sebesar Rp1,855 miliar.

Enam paket tersebut tersebar di sejumlah kecamatan di Aceh Besar, di antaranya:

* Kelompok Tani Saban Berkah, Gampong Lamtadok, Kecamatan Darul Kamal

* Kelompok Tani Bintang Jaya, Gampong Atong, Kecamatan Montasik

* Kelompok Air Mata Mama, Kecamatan Simpang Tiga

* Kelompok Sejahtra Tani, Gampong Data Makmur, Kecamatan Blang Bintang

* Kelompok Manok Puteh, Gampong Jantho Makmur, Kecamatan Kota Jantho

* Kelompok Tani Bersama, Gampong Empee Tanong, Kecamatan Montasik

Masing-masing paket tersebut menggunakan metode pemilihan penyedia melalui tender dengan sumber dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, serta dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026.

Jika ditotal, enam paket pembangunan kandang ayam closed house tersebut mencapai Rp11,13 miliar.

Selain itu, Dinas Peternakan juga menganggarkan kegiatan lain terkait budidaya ayam petelur. Di antaranya bantuan sarana dan prasarana untuk Kelompok Rimba Raya Farm di Kecamatan Indrapuri senilai Rp900 juta, serta pengadaan demplot peternakan ayam petelur untuk Kelompok Tani Ayasaka di Kecamatan Kuta Cot Glie sebesar Rp250 juta. Kedua kegiatan ini menggunakan metode E-Purchasing dan dijadwalkan pada Maret 2026.

Tak hanya di Aceh Besar, satu paket pembangunan kandang ayam juga tercatat di Kabupaten Pidie, yakni untuk Kelompok Jok Tanjong di Kecamatan Padang Tiji dengan nilai pagu Rp250 juta melalui metode tender.