LENSAPOST.NET – Bursa pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh mulai memanas menjelang pelaksanaan Konferensi Provinsi (Konferprov) yang dijadwalkan berlangsung pada awal November 2026 mendatang.
Panitia Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) pun telah terbentuk sebagai bagian dari persiapan agenda pergantian kepengurusan organisasi wartawan tersebut.
Sejumlah nama wartawan senior dan pengurus organisasi mulai disebut-sebut akan bersaing memperebutkan kursi Ketua PWI Aceh untuk periode berikutnya.
Salah satu figur yang mencuat adalah Muhammad Saman, S.Ag, Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan PWI Aceh yang juga wartawan Harian Analisa wilayah Aceh.
Nama Muhammad Saman dinilai memiliki peluang besar untuk maju sekaligus memenangkan kontestasi pemilihan ketua.
Dukungan terhadap Muhammad Saman terus mengalir dari berbagai kalangan wartawan di daerah, terutama wartawan muda yang menginginkan adanya penyegaran di tubuh organisasi pers tersebut.
Selain aktif di organisasi, Muhammad Saman juga dikenal dekat dengan anggota dan memiliki pengalaman panjang di dunia jurnalistik Aceh.
Hal itu dinilai menjadi modal penting untuk memimpin organisasi wartawan terbesar di Aceh tersebut.
Kepada sejumlah media, Saman sudah menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon ketua.
“Insya Allah kalau diberikan amanah oleh kawan kawan saya siap untuk mengemban amanah,” ujarnya Saman, Rabu (20/5/2026).
Meski demikian, persaingan diperkirakan berlangsung ketat. Petahana Ketua PWI Aceh, M. Nasir Nurdin, wartawan The Aceh Post, juga disebut-sebut bakal kembali maju untuk melanjutkan kepemimpinannya pada periode mendatang.
Selain itu, nama Pemimpin Redaksi Harian Rakyat Aceh, Sulaiman, turut masuk dalam bursa calon ketua. Mantan Bendahara Umum PWI Aceh tersebut dinilai memiliki peluang yang sama besar sebagai alternatif pemimpin baru di organisasi itu. Namun hingga kini, Sulaiman belum memberikan sinyal resmi terkait kemungkinan maju sebagai calon ketua.
Sejauh ini belum ada deklarasi resmi dari para kandidat. Namun komunikasi dan konsolidasi internal organisasi disebut mulai menghangat menjelang pelaksanaan Konferprov PWI.
Sejumlah wartawan berharap pemilihan Ketua PWI Aceh nantinya mampu melahirkan sosok pemimpin yang dapat memperkuat profesionalisme pers, menjaga soliditas organisasi, serta memperjuangkan kesejahteraan wartawan di Aceh.(*)












