PSI Pidie Konsolidasi 23 Kecamatan, Sinyal Kuat Mesin Politik Mulai Dipanaskan

LENSAPOST.NET – DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pidie mulai menunjukkan geliat serius dalam memperkuat mesin politiknya. Konsolidasi besar-besaran bersama pengurus dari 23 kecamatan digelar di Posko PSI Aceh, Gumpung, Selasa (15/7/2026), sebagai sinyal bahwa partai ini tidak ingin sekadar jadi pelengkap di panggung politik lokal.

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPW PSI Aceh, T. Rival Amiruddin, bersama jajaran pengurus DPD PSI Pidie dan perwakilan kecamatan. Konsolidasi ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mempercepat pembentukan struktur hingga ke akar rumput.

Ketua DPD PSI Pidie, Muhammad, menegaskan bahwa tidak ada lagi ruang bagi kader yang bergerak lambat. Ia menuntut seluruh pengurus kecamatan segera merampungkan struktur partai sebagai syarat utama menghadapi dinamika politik ke depan.

“Tidak ada alasan untuk tidak bergerak cepat. Kekompakan adalah kunci. Kalau struktur tidak selesai, kita akan tertinggal. Konsolidasi ini bukan seremoni, tapi titik awal penguatan kekuatan politik PSI di Pidie,” tegasnya.

Sementara itu, T. Rival Amiruddin mencoba mengemas pesan politik dengan narasi kolaboratif. Namun, di balik itu, tersirat ambisi besar PSI untuk mengambil peran lebih signifikan dalam percaturan politik di Aceh.

“Kita tidak bertanding, tapi bersanding. Namun bersanding bukan berarti pasif. Kita ingin memastikan politik benar-benar menghasilkan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujarnya.

Konsolidasi ini dipandang sebagai langkah awal PSI dalam membangun kekuatan elektoral di Pidie. Dengan merapikan struktur hingga tingkat kecamatan, partai berlambang mawar putih ini tampak mulai serius menyiapkan diri menghadapi kontestasi politik mendatang.

Pertanyaannya, apakah konsolidasi ini benar-benar akan menjadikan PSI sebagai kekuatan baru di Pidie, atau sekadar rutinitas politik tanpa dampak nyata? Waktu yang akan menjawab.