Muzakir Manaf Berikan Dukungan kepada Nurdiansyah Alasta Maju sebagai Calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh

Ketua Umum Partai Aceh, Muzakir Manaf

LENSAPOST.NET – Peta dukungan menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Aceh semakin mengerucut. Nama drh. Nurdiansyah Alasta, M.Kes. kini mendapat dorongan kuat untuk maju sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, setelah memperoleh dukungan dari berbagai elemen, termasuk Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem.

Dukungan tersebut menjadi perhatian karena datang dari sosok yang juga menjabat sebagai Ketua KPA, Ketua Umum Partai Aceh, sekaligus Gubernur Aceh. Dalam dukungan tertulisnya, Mualem menilai Nurdiansyah Alasta memiliki kemampuan komunikasi yang baik, mampu membangun hubungan lintas elemen, serta memiliki rekam jejak pengabdian yang konsisten kepada masyarakat Aceh.

Menurut Mualem, Partai Demokrat memiliki hubungan historis yang kuat dengan Aceh, terutama pada masa pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, yang dinilai memberikan perhatian besar terhadap pembangunan dan proses perdamaian Aceh.

“Harapan saya terhadap Partai Demokrat sangat besar. Partai Demokrat memiliki hubungan yang erat dengan Aceh. Pada masa kepemimpinan Bapak SBY, pemerintah pusat memberikan perhatian yang luar biasa kepada Aceh. Karena itu, saya memandang perlu hadirnya pemimpin Partai Demokrat Aceh yang mudah berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh guna melanjutkan realisasi butir-butir MoU Helsinki serta mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat Aceh,” demikian isi dukungan Mualem.

Tidak hanya mendapat dukungan dari tokoh eksternal, kekuatan Nurdiansyah Alasta juga terlihat dari arus dukungan internal partai. Sebanyak 18 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat se-Aceh telah menyatakan dukungan resmi agar Nurdiansyah Alasta memimpin DPD Partai Demokrat Aceh pada periode mendatang.

Besarnya dukungan tersebut dinilai menjadi cerminan kepercayaan kader terhadap sosok yang lahir dari proses kaderisasi, memahami dinamika organisasi, serta memiliki komitmen menjaga soliditas dan memperkuat mesin partai hingga ke tingkat akar rumput.

Menanggapi dukungan yang terus mengalir, Nurdiansyah Alasta menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh kader dan pihak yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.

“Musda bukan sekadar kontestasi memilih ketua, tetapi menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi, mempererat persaudaraan antar kader, serta menyusun strategi untuk mengembalikan kejayaan Partai Demokrat di Aceh. Saya mengajak seluruh kader menjaga suasana yang sejuk, santun, dan mengedepankan nilai-nilai demokrasi dalam setiap prosesnya,” ujar Nurdiansyah Alasta kepada media ini Rabu (08/7/2026).

Apabila dipercaya memimpin DPD Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat desa, meningkatkan kualitas kaderisasi, mempererat komunikasi dengan seluruh DPC, serta membangun sinergi yang konstruktif dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan demi mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Aceh.

Dengan dukungan politik yang terus bertambah, baik dari tokoh nasional maupun mayoritas struktur internal partai di Aceh, posisi Nurdiansyah Alasta dinilai semakin kokoh menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah DPD Partai Demokrat Aceh. []