LENSAPOST.NET – Kunjungan Panitia Khusus (Pansus) DPRK Aceh Barat Daya (Abdya) ke Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan pada Senin (6/7/2026) menemukan kondisi yang memprihatinkan, khususnya di ruang instalasi gizi.
Saat melakukan peninjauan, tim Pansus mendapati banyak lalat berkeliaran di area yang seharusnya dijaga kebersihan dan higienitasnya secara ketat. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu kualitas pelayanan, terutama dalam penyediaan makanan bagi pasien.
Temuan ini menjadi alarm penting bahwa masih terdapat aspek pelayanan yang perlu segera dibenahi oleh pihak rumah sakit.
“Instalasi gizi merupakan jantung penyediaan makanan bagi pasien. Makanan yang bersih dan aman adalah bagian dari proses penyembuhan. Karena itu, sanitasi dan pengendalian hama harus menjadi prioritas,” ujar salah satu anggota Pansus.
Ia menegaskan, kehadiran tim Pansus bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan pelayanan kesehatan terus ditingkatkan demi kepentingan masyarakat.
“Kritik yang kami sampaikan adalah bentuk tanggung jawab agar rumah sakit semakin baik, semakin bersih, dan semakin layak menjadi tempat masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang bermutu,” lanjutnya.
Pansus juga berharap pihak rumah sakit dapat menjaga kepercayaan masyarakat dengan meningkatkan kualitas pelayanan, terutama dari sisi kebersihan dan keamanan lingkungan.
“Setiap temuan harus menjadi awal perubahan, bukan sekadar catatan. Pelayanan kesehatan yang berkualitas dimulai dari lingkungan yang bersih, aman, dan manusiawi,” tutupnya.












