Umum  

Penguatan Sektor Kesehatan Harus Diiringi Peningkatan Kualitas Layanan

ist

LENSAPOST.NET – Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, menegaskan bahwa penguatan sektor kesehatan tidak hanya sebatas penyediaan fasilitas, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan kualitas layanan, profesionalitas tenaga medis, serta kemudahan akses bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat kunjungannya ke RSUD Yuliddin Away Tapaktuan, Senin (30/03), yang sekaligus menjadi hari pertama kerja pasca libur Idulfitri 1447 Hijriah. Dalam momentum tersebut, Bupati langsung menunjukkan ritme kepemimpinan yang responsif dan dekat dengan masyarakat.

Usai memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapangan Naga Tapaktuan, Bupati yang didampingi Plt Sekda, Diva Samudra Putra, langsung bergerak meninjau layanan kesehatan di RSUD Yuliddin Away.

Kunjungan ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan, berjalan optimal. Dalam suasana Idulfitri yang masih terasa, Bupati tampak menyapa pasien, keluarga pasien, serta tenaga kesehatan, bahkan menjenguk langsung sejumlah pasien sebagai bentuk empati.

Selain itu, Bupati juga meninjau fasilitas terbaru berupa alat Hemodialisa (HD) yang telah diresmikan. Kehadiran alat tersebut dinilai sebagai langkah maju dalam memperkuat layanan kesehatan daerah, khususnya bagi pasien gagal ginjal yang sebelumnya harus dirujuk ke luar daerah.

“Momentum pasca-Ramadan ini harus menjadi energi baru bagi kita semua untuk meningkatkan kualitas pelayanan, terutama layanan dasar seperti kesehatan. Pemerintah harus hadir lebih dekat dan memberi solusi nyata bagi masyarakat,” ujar H. Mirwan.

Kehadiran unsur DPRK dan jajaran SKPK dalam kunjungan tersebut juga mencerminkan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam pembangunan sektor kesehatan. Dukungan legislatif dinilai krusial, terutama dalam penguatan anggaran dan kebijakan agar program berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Kunjungan ini tidak hanya menunjukkan pola kepemimpinan yang aktif dan responsif, tetapi juga menjadi penegasan bahwa pasca-Idulfitri adalah momentum memperkuat kepercayaan publik melalui kerja nyata. Pemerintah daerah diharapkan terus membangun tata kelola yang kolaboratif, komunikatif, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat Aceh Selatan. (*)