PSIM Perpanjang Kontrak Pelatih Jean Paul Van Gastel

LENSAPOST.NET – Performa cukup menjanjikan yang diperlihatkan oleh PSIM Yogyakarta pada BRI Super League 2025/26 membuat pelatih Jean Paul Van Gastel kembali dipercaya untuk memimpin berjuluk Laskar Mataram.

Manajemen PSIM Yogyakarta pada Sabtu (23/5) pagi secara resmi mengumumkan perpanjangan kontrak pelatih kepala Jean Paul Van Gastel untuk mengarungi kompetisi Super League 2026/27.

Keputusan memperpanjang kerjasama berdurasi satu musim ini diambil setelah manajemen melakukan evaluasi mendalam terhadap perkembangan performa tim serta keselarasan visi klub.

General Manager PSIM Yogyakarta, Steven Sunny mengatakan sang pelatih sangat cocok dengan rencana permainan serta karakter tim.

“Coach Van Gastel sudah membuktikan kapasitasnya sepanjang musim ini. Yang terpenting, tim ini konsisten menunjukkan identitas permainan menyerang dan penguasaan bola dari awal hingga akhir musim. Membangun skuad yang kuat dan berkelanjutan juga tidak bisa dilakukan secara instan, semua membutuhkan proses yang terus berkembang. Karena itu, coach Van Gastel adalah sosok yang sangat tepat untuk melanjutkan fondasi ini,” kata Steven Sunny.

Dia menambahkan, peta persaingan di Liga 1 musim depan akan berjalan sangat sengit. Mengingat tidak ada laga mudah di kompetisi Indonesia, fokus penuh manajemen saat ini adalah meningkatkan kualitas tim.

“Harapan kami tentu bisa bersaing dan tampil stabil di Super League karena ini adalah kompetisi yang panjang dan penuh tantangan. Mungkin hasilnya tidak akan langsung membawa kami ke papan atas, tetapi kami sedang membangun fondasi klub secara bertahap dan berkelanjutan,” dia menambahkan.

“Kami belajar dari banyak klub luar negeri, seperti Arsenal bersama Mikel Arteta, bahwa kesuksesan membutuhkan waktu, proses, dan fondasi yang kuat untuk mencapai tujuan utama,” ucapnya lagi.

Merespons perpanjangan kontrak tersebut, Jean Paul Van Gastel merasa sangat bersyukur bisa melanjutkan karir bersama PSIM. Pelatih asal Belanda ini mengaku terkesan terhadap atmosfer sepak bola serta keterlibatan aktif suporter maupun manajemen.

“Saya pikir klub ini memiliki jiwa. Saya juga menyukai kehidupan saya di luar sepak bola. Yogyakarta benar-benar kota indah untuk ditinggali. Semua paket lengkap ini membuat saya ingin bertahan setidaknya satu tahun lagi,” dia menuturkan.