LENSAPOST.NET – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh memperingati Milad ke-24 dengan mengusung tema “Bersama Rakyat, Menguatkan Ketahanan Aceh – Indonesia”. Peringatan ini diisi dengan berbagai kegiatan yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat.
Ketua Panitia Milad ke-24 PKS Aceh, Zulfikar Aziz, menyebutkan bahwa rangkaian kegiatan milad dirancang sebagai gerakan nyata yang berjenjang dari tingkat pusat hingga akar rumput.
“Milad PKS ke-24 bukan sekadar selebrasi, tetapi gerakan nyata yang merakyat, sederhana, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu (28/4/2026).
Ia menjelaskan, dinamika geopolitik global, ketidakpastian ekonomi, serta potensi krisis dunia menjadi tantangan serius. Karena itu, PKS menekankan pentingnya memperkuat ketahanan dari tingkat masyarakat paling bawah.
Menurutnya, terdapat tiga pilar utama dalam peringatan milad tahun ini, yaitu ketahanan ekonomi, pangan, dan energi. Pada sektor ekonomi, PKS mendorong pemberdayaan UMKM dan pemanfaatan pasar digital. Sementara di sektor pangan, fokus diarahkan pada kemandirian pertanian, peternakan, dan perikanan. Adapun ketahanan energi diwujudkan melalui inovasi energi terbarukan seperti tenaga surya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peluncuran gerakan ketahanan pangan berbasis pemanfaatan pekarangan rumah. Masyarakat diajak menanam kebutuhan pangan secara mandiri dari lingkungan rumah tangga.
Selain itu, akan digelar forum diskusi (FGD) yang membahas isu ekonomi, pangan, dan energi di Aceh dengan menghadirkan sejumlah pejabat publik dari PKS, termasuk anggota DPR Aceh.
Kegiatan lain meliputi pelatihan urban farming di kamiKITA Community Center Gampong Mulia, Banda Aceh. Pelatihan ini mencakup pengolahan limbah rumah tangga, pembuatan media tanam, kompos, pupuk kandang, hingga teknik pembenihan sayuran.
Selanjutnya, kegiatan panen padi dan pelatihan budidaya ayam petelur akan digelar di Gampong Blangkrueng, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar. Agenda ini direncanakan dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi V, Ghufran Zainal Abidin, yang sekaligus membuka kegiatan.
Kegiatan tanam padi perdana musim gadu juga akan dilaksanakan di Gampong Blang Cut, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar, bersama kelompok wanita tani setempat.
Puncak peringatan Milad ke-24 PKS Aceh dijadwalkan berlangsung pada 14 Mei 2026 di Taman Putroe Phang. Acara tersebut akan diramaikan dengan senam Nusantara serta bazar UMKM bertajuk “Pasar Kita Semua (PaKiS)”.
Selain itu, akan diputar video inspiratif terkait ketahanan ekonomi, pangan, dan energi, termasuk dokumentasi pemanfaatan pekarangan rumah oleh masyarakat.
Zulfikar menegaskan, melalui momentum milad ini, PKS ingin menunjukkan komitmennya tidak hanya sebatas gagasan, tetapi juga aksi nyata di lapangan.
“PKS tidak hanya berbicara, tetapi langsung berpraktik dan mendukung program nasional, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh kader dan masyarakat Aceh untuk mulai membangun ketahanan pangan dari lingkup keluarga dengan memanfaatkan lahan pekarangan.
“Di tengah kondisi global yang tidak menentu, minimal setiap keluarga mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri. Ini harus dimulai dari langkah kecil berbasis rumah tangga,” tutupnya.












