LENSAPOST.NET – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), resmi menunjuk Samsuar yang akrab disapa Wan Malaya sebagai Penanggung Jawab (Pj) Ketua Partai Aceh (PA) Kabupaten Nagan Raya.
Penunjukan tersebut dilakukan pada Selasa, 28 Juli 2026, setelah Surat Keputusan (SK) ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris DPP Partai Aceh.
Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Kabupaten Nagan Raya, Azhari RA atau Tgk Pidie, membenarkan hal tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan menjalankan keputusan yang telah ditetapkan oleh DPP.
“Iya, secara resmi sejak Selasa kemarin setelah Ketua dan Sekretaris DPP Partai Aceh menandatangani SK,” ujar Tgk Pidie, Rabu (29/7/2026).
Ia menyampaikan, sebagai bagian dari struktur KPA di wilayah Nagan Raya, pihaknya berkewajiban mengikuti dan melaksanakan keputusan organisasi.
“KPA Nagan Raya mengimbau seluruh jajaran KPA, kader PA, serta simpatisan agar tetap solid dalam menjalankan keputusan komando dari DPP Partai Aceh,” tegasnya.
Tgk Pidie juga meluruskan isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait dugaan ketidakharmonisan internal di tubuh PA, KPA, dan Tuha Peut di Nagan Raya.
“Kami pastikan KPA, Tuha 4, dan Tuha 8 di Nagan Raya tetap solid dan komit menjalankan keputusan DPP,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Tuha 4 Nagan Raya terpilih, Abdul Rasyid, menjelaskan bahwa sebelumnya unsur pimpinan dan struktur internal Partai Aceh bersama Tuha 4 dan Tuha 8 telah mengusulkan dua nama kandidat untuk posisi Pj Ketua PA Nagan Raya.
Dari dua kandidat tersebut, DPP akhirnya memilih Samsuar (Wan Malaya).
“Perlu diluruskan, keputusan DPP sudah final. Dari dua kandidat yang diusulkan, satu telah dipilih. Tentu kita semua harus solid menerima keputusan terbaik dari DPP,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar tidak mudah terprovokasi oleh dinamika yang berkembang di luar.
“Kami berharap semua pihak tetap kompak dan solid dalam membangun Partai Aceh di Nagan Raya ke depan,” pungkasnya.












