Banjir di Aceh Utara Rusak Dua Jembatan, Akses Warga Sempat Terisolasi

Screenshot

LENSAPOST.NET – Banjir melanda Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Peristiwa ini dipicu oleh tingginya curah hujan di wilayah Kabupaten Bener Meriah yang menyebabkan peningkatan volume air Sungai Krueng Sawang.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan. Dua jembatan penghubung antar desa dilaporkan terputus, yakni jembatan gantung swadaya yang menghubungkan Desa Sawang dengan Desa Gunci, serta jembatan darurat berbahan kayu yang menghubungkan Desa Sawang dengan Desa Lhok Cut, Blang Cut, dan Kubu.

Selain itu, akses jalan di Desa Riseh menuju Dusun Cot Calang sempat terisolasi akibat material kayu gelondongan yang terbawa arus sungai dan menghambat badan jalan. Sebuah mobil pengangkut pasir milik warga di Desa Riseh Baroh juga terseret arus hingga mengalami kerusakan berat.

Meski menimbulkan kerugian material, tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi dalam peristiwa tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara melalui Pusdalops-PB melaporkan bahwa petugas telah disiagakan di pos masing-masing dan terus melakukan pemantauan situasi di lapangan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama saat beraktivitas di sekitar aliran sungai.

Hingga laporan terakhir pada Sabtu (25/7/2026) pukul 13.31 WIB, kondisi air Sungai Krueng Sawang dilaporkan sudah berangsur kondusif.

Sementara itu, BPBA terus melakukan monitoring di 23 kabupaten/kota di seluruh Aceh sebagai bagian dari upaya pengendalian dan kesiapsiagaan bencana.