LENSAPOST.NET – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) di kancah internasional. Tim mahasiswa FK USK berhasil meraih Juara I (1st Winner) pada Scientific Poster Competition dalam ajang WORLD (Global Student Awards for Health) X GALAXY 3.0, sebuah kompetisi ilmiah bergengsi yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk mempresentasikan inovasi dan hasil penelitian di bidang kesehatan.
Prestasi tersebut diraih melalui karya ilmiah berjudul “Bridging the Health Equity Gap: A Component Network Meta-Analysis of Synergistic Digital Ecosystems for Sustainable Chronic Disease Management in Forced Displacement Contexts.”
Tim peneliti terdiri dari tiga mahasiswa FK USK, yakni Salwa Keisha, Nazira Evanda, dan Vania Az Zahra. Penelitian mereka mengangkat isu kesenjangan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami perpindahan paksa (forced displacement), khususnya dalam pengelolaan Diabetes Melitus Tipe 2 (T2DM).
Dalam penelitian ini, tim menggunakan metode Component Network Meta-Analysis (cNMA) untuk mengevaluasi efektivitas berbagai kombinasi intervensi kesehatan digital dalam menurunkan kadar HbA1c. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi mobile health application, tele-coaching, wearable devices, dan standard of care menjadi strategi paling efektif dibandingkan penggunaan teknologi digital secara terpisah.
Temuan tersebut turut mendukung konsep Digital Health Twin, yakni ekosistem layanan kesehatan digital yang memungkinkan pemantauan pasien secara berkelanjutan, personal, dan efisien, terutama di wilayah dengan keterbatasan sumber daya kesehatan.
Ketua tim, Salwa Keisha, menyampaikan bahwa penelitian ini dilatarbelakangi oleh kepedulian terhadap jutaan masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan akibat konflik, bencana, maupun kondisi kemanusiaan lainnya.
“Pengelolaan penyakit kronis seperti diabetes menjadi tantangan besar di wilayah dengan keterbatasan fasilitas kesehatan. Melalui penelitian ini, kami ingin menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dapat menjadi solusi yang lebih efektif, berkelanjutan, dan berbasis bukti untuk menjembatani kesenjangan layanan kesehatan bagi kelompok rentan,” ujar Salwa.
Ia berharap hasil penelitian tersebut dapat menjadi referensi bagi tenaga kesehatan, pembuat kebijakan, serta pengembang teknologi kesehatan dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih inklusif dan adaptif, khususnya dalam konteks kemanusiaan.
Prestasi ini juga mendapat apresiasi dari Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan Universitas Syiah Kuala, Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa USK mampu bersaing sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di tingkat global.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Syiah Kuala tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi dan solusi berbasis riset terhadap isu-isu kesehatan global. Kami berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan berani tampil di forum internasional,” ujarnya.
Ajang WORLD X GALAXY 3.0 diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di dunia yang menampilkan inovasi dan penelitian terbaik di bidang kesehatan. Persaingan yang ketat menjadikan penghargaan Juara I Scientific Poster Competition sebagai bukti kualitas akademik, kemampuan riset, serta daya saing mahasiswa FK USK di tingkat internasional.
Keberhasilan ini sekaligus memperkuat komitmen Universitas Syiah Kuala dalam mendorong budaya riset dan inovasi mahasiswa agar mampu menghasilkan karya ilmiah yang berdampak nyata bagi masyarakat global. Prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan membawa nama Indonesia semakin dikenal di panggung akademik dunia.












