Road to FESyar 2026 di Banda Aceh Berakhir Gemilang

Road to FESyar Aceh 2026 merupakan bagian dari rangkaian menuju Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026

LENSAPOST.NET— Sinergi erat antara Bank Indonesia Provinsi Aceh, Pemerintah Provinsi Aceh, dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Aceh berhasil mengantarkan Puncak Acara Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Aceh 2026 pada penghujung yang membanggakan. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala, pada Selasa (28/4), sebagai penutup rangkaian acara yang digelar sejak 25 hingga 28 April 2026.

Staf Ahli Gubernur Aceh, Restu Andi Surya, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas komitmen Bank Indonesia sebagai mitra strategis Pemerintah Aceh dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis syariah. Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan visi Aceh dalam menjunjung nilai-nilai Islam sekaligus memperkuat ekonomi umat.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini, melaporkan bahwa Road to FESyar 2026 menghadirkan tiga pilar utama, yakni Sharia Economic Forum, Sharia Recovery, dan Sharia Competition.

Sharia Economic Forum menghadirkan seminar dan talkshow dengan narasumber nasional.

Sharia Recovery menampilkan pameran produk UMKM halal dan modest fashion, penggalangan dana ZISWAF melalui program Wakaffein (kopi wakaf), serta penerbitan sertifikat halal dan pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA). Sementara itu, Sharia Competition diikuti ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga mahasiswa.

Salah satu tonggak penting dalam penutupan kegiatan ini adalah peresmian Zona KHAS (Kuliner Halal Aman dan Sehat) di Kantin AAC USK, serta pencanangan Zona KHAS di lingkungan UIN Ar-Raniry. Zona KHAS ini menjadi yang pertama di lingkungan pendidikan di Aceh, hasil kolaborasi Bank Indonesia, KDEKS Aceh, USK, dan UIN Ar-Raniry.

Peresmian ditandai dengan penekanan tombol simbolis oleh perwakilan Pemerintah Aceh, Bank Indonesia, dan Direktur Eksekutif KDEKS Aceh, Syahrizal Abbas, disaksikan para tamu undangan.

Pada kesempatan yang sama, Bank Indonesia Aceh juga menyerahkan sertifikat halal secara simbolis kepada 25 Juru Sembelih Halal (JULEHA) berstandar BNSP serta pelaku UMKM binaan. Langkah ini merupakan bagian dari penguatan ekosistem halal (halal value chain) di Aceh, dari hulu hingga hilir.

Syahrizal Abbas menegaskan bahwa keberhasilan Road to FESyar 2026 mencerminkan sinergi multipihak yang solid dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di daerah.

Road to FESyar Aceh 2026 merupakan bagian dari rangkaian menuju Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026, dengan mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”. Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia Aceh bersama para pemangku kepentingan terus berkomitmen menjadikan Aceh sebagai salah satu pusat halal (halal hub) terdepan di wilayah Sumatera.