Banda Aceh – Bupati Nagan Raya yang diwakili Wakil Bupati (Wabup) Raja Sayang menghadiri kegiatan halal bihalal yang dirangkai dengan prosesi peusijuek jamaah calon haji (JCH) yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Nagan Raya (IKNR) Banda Aceh.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Mahkamah Syariah Aceh, Banda Aceh, Minggu (19/4/2026).
Kegiatan ini digelar sebagai upaya mempererat tali silaturahmi antarwarga Nagan Raya yang berdomisili di Banda Aceh dan Aceh Besar, sekaligus menjadi momentum memperkuat rasa kebersamaan di perantauan.
Dalam sambutannya, Wabup Raja Sayang menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat Nagan Raya yang berada di ibu kota Provinsi Aceh. Ia menilai kegiatan halal bihalal tersebut mencerminkan kuatnya hubungan sosial antarwarga.
“Halal bihalal ini mencerminkan kekompakan orang tua kita di Banda Aceh. Mereka adalah sosok yang memiliki intelektual dan pengalaman, sehingga menjadi pembelajaran bagi kami generasi muda,” ujarnya.
Selain itu, Raja Sayang juga mendoakan para jamaah calon haji yang dipeusijuek agar memperoleh keberkahan serta dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar dan menjadi haji yang mabrur.
“Semoga jamaah calon haji yang dipeusijuek ini dapat melaksanakan seluruh rukun haji di Tanah Suci dan kembali sebagai haji yang mabrur,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua IKNR Banda Aceh, Drs. H. Dermawan, M.M., mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga sebagai sarana memperkuat rasa kebersamaan antarwarga Nagan Raya di perantauan.
“Kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus peusijuek bagi warga Nagan Raya di Banda Aceh dan sekitarnya. Kita ingin terus mempererat hubungan kekeluargaan,” katanya.
Ia juga berharap IKNR Banda Aceh dapat terus eksis sebagai wadah pemersatu masyarakat Nagan Raya di perantauan.
“Seluruh kegiatan yang kita lakukan di Banda Aceh tidak lain untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan warga kita di perantauan,” pungkas Dermawan, yang juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya dan Sekretaris Daerah Provinsi Aceh.












