LENSAPOST.NET— Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi dalam memberantas jaringan peredaran gelap narkotika di Aceh.
Menurutnya, pengawasan terhadap jalur-jalur rawan harus diperketat, mulai dari pelabuhan, bandar udara, jalur laut, jalur darat hingga jalur tikus yang berpotensi dimanfaatkan sebagai akses peredaran narkotika.
“Kita semua perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan modus operandi baru, termasuk pemanfaatan vape, liquid, dan produk lain yang dapat digunakan sebagai sarana peredaran zat berbahaya atau narkotika,” kata Ruddi melalui Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo dalam konferensi pers pemusnahan barang bukti narkotika, Selasa (8/9/2026).
Ia menegaskan, pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan kepolisian sendiri. Karena itu, edukasi, sosialisasi, dan pencegahan perlu diperkuat secara berkelanjutan di lingkungan keluarga, sekolah, kampus, tempat kerja, gampong hingga komunitas masyarakat.
Wakapolda juga mendorong penguatan program gampong atau desa bebas narkoba sebagai gerakan bersama berbasis masyarakat untuk melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Selain pencegahan, penanganan perkara narkotika juga perlu dilakukan secara menyeluruh, termasuk dengan menelusuri aset para pelaku dan menerapkan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
“Perlu pengembangan penanganan perkara narkotika secara komprehensif, termasuk penelusuran aset dan penerapan tindak pidana pencucian uang, agar jaringan narkotika dapat diputus hingga ke sumber kekuatan ekonominya,” tegasnya.
Ia turut mengimbau masyarakat agar tidak takut memberikan informasi kepada kepolisian jika mengetahui atau mencurigai adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.
Ruddi juga menyampaikan apresiasi kepada Ditresnarkoba Polda Aceh, seluruh satuan kerja terkait, Kejaksaan, Pengadilan, BNN, Bea dan Cukai, TNI, pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini mendukung pemberantasan narkotika.
“Semoga sinergi dan kolaborasi ini terus dipelihara dan ditingkatkan. Mari kita jadikan Bumi Serambi Mekkah ini sebagai daerah yang aman, sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika,” pungkasnya.












