Berita  

Polres Aceh Tenggara Rilis Pelaku Pembunuhan Bocah 10 Tahun, Motif dan Kronologi Masih Menjadi Misteri

Satreskrim Polres Aceh Tenggara Bersama Tersangka Pelaku Pembunuhan Bocah 10 Tahun di Aceh Tenggara

LENSAPOST.NET — Kasus pembunuhan terhadap Sahila Khairunnisa (10), bocah asal Desa Lawe Sempilang, Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara, terus menjadi perhatian publik setelah pihak Polres Aceh Tenggara mengeluarkan pers rilis terkait penetapan tersangka pelaku pembunuhan tersebut, Sabtu, 16 Mei 2026.

Dalam pers rilis resmi yang dikeluarkan Polres Aceh Tenggara, pihak kepolisian hanya menjelaskan mengenai barang bukti yang berhasil diamankan serta identitas singkat tersangka berinisial MDS (37), warga Desa Pintu Khimbe.

“Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 pasang sandal warna putih, 1 buah topi warna hitam bertuliskan ‘Jeep’, dan 1 helai celana jeans pendek warna biru. Saat ini tersangka MDS (37) warga Desa Pintu Khimbe beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Aceh Tenggara guna menjalani proses hukum lebih lanjut,” demikian kutipan isi pers rilis Polres Aceh Tenggara.

Isi pers rilis itu dinilai belum sepenuhnya menjawab pertanyaan masyarakat karena tidak menjelaskan secara rinci mengenai motif pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban.

Selain itu, polisi juga tidak memaparkan kapan tersangka ditangkap, di mana lokasi penangkapan hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan.

Ketiadaan informasi tersebut memantik berbagai reaksi dari masyarakat. Banyak warga menilai kasus kematian Sahila Khairunnisa merupakan perkara serius yang perlu dibuka secara terang kepada publik agar tidak menimbulkan spekulasi maupun asumsi liar di tengah masyarakat.

Sejumlah warga Aceh Tenggara mengaku prihatin sekaligus kecewa karena informasi yang disampaikan dinilai masih sangat terbatas. Menurut mereka, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui perkembangan penanganan kasus, terlebih korban merupakan seorang anak yang meninggal secara tragis setelah sempat hilang selama beberapa hari.

“Kasus ini sudah menyita perhatian masyarakat luas. Seharusnya pihak kepolisian bisa menyampaikan lebih lengkap agar publik mengetahui bagaimana kasus ini terungkap dan apa motif pelaku,” ujar salah seorang warga di Kutacane.

Hingga berita ini di Publish, pihak Polres Aceh Tenggara belum memberikan keterangan tambahan terkait motif pembunuhan maupun kronologi lengkap penangkapan tersangka MDS. []