Proyek Pembersihan Drainase Banda Aceh Dipecah dalam Puluhan Paket Seragam

Ilustrasi [Foto Artificial Intelligence.]]

LENSAPOST.NET –Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Banda Aceh mengalokasikan anggaran hampir Rp 3 miliar untuk kegiatan pembersihan sedimen saluran drainase dan lingkungan pada tahun 2026.

Seluruh paket tersebut tercatat dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) dengan metode pengadaan langsung.

Berdasarkan data RUP, terdapat sedikitnya 21 paket pekerjaan yang seluruhnya dijadwalkan proses pemilihannya pada Maret 2026 dan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Kegiatan tersebut tersebar di sejumlah wilayah di Kota Banda Aceh, antara lain Kecamatan Syiah Kuala, Kuta Alam, Ulee Kareng, hingga beberapa gampong lainnya seperti Neusu, Batoh, dan Ateuk Jawo.

Mayoritas pekerjaan berupa pembersihan sedimen saluran drainase lingkungan.

Menariknya, sebagian besar paket memiliki nilai pagu yang hampir seragam, yakni sebesar Rp 186 juta per paket.

Selain itu, terdapat juga paket dengan nilai Rp 93 juta, Rp 90 juta, hingga Rp 65 juta.

Sementara itu, untuk jasa konsultansi perencanaan dan pengawasan hanya dianggarkan masing-masing sekitar Rp 9,25 juta dan Rp 5,55 juta.

Penggunaan metode pengadaan langsung pada seluruh paket ini pun menuai sorotan. []