Proyek Lampu Surya Serap Anggaran Terbesar Disnakermobduk Aceh

Ilustrasi lampu tenaga surya (foto: AI)

LENSAPOST.NET– Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh mengelola belanja pengadaan barang dan jasa senilai sekitar Rp3,59 miliar dalam Tahun Anggaran 2026. Anggaran tersebut didominasi oleh proyek pemasangan lampu penerangan tenaga surya di sejumlah kawasan transmigrasi.

Berdasarkan data pengadaan yang dihimpun Jumat 5 Juni 2026 , terdapat 15 paket kegiatan yang saat ini berjalan maupun dalam tahap pelaksanaan. Mayoritas anggaran terserap untuk proyek berbasis energi terbarukan melalui skema e-purchasing (e-katalog).

Nilai paket terbesar tercatat mencapai lebih dari Rp985 juta, disusul paket lainnya sebesar Rp982 juta dan Rp681 juta.

Seluruh paket bernilai besar tersebut berkaitan dengan pengadaan serta pemasangan lampu tenaga surya di sejumlah wilayah, di antaranya Kabupaten Bener Meriah, Bireuen, dan Pidie Jaya.

Selain proyek energi terbarukan, Disnakermobduk Aceh juga mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan operasional dan infrastruktur pendukung.

Di antaranya, jasa kebersihan (cleaning service) dengan nilai sekitar Rp479 juta, serta rehabilitasi gedung kantor yang mencapai hampir Rp200 juta.

Sementara itu, paket-paket dengan nilai lebih kecil didominasi oleh jasa konsultansi. Kegiatan tersebut mencakup penyusunan Detail Engineering Design (DED), pengawasan pekerjaan, hingga perencanaan rehabilitasi infrastruktur pascabencana hidrometeorologi. Nilai paket konsultansi bervariasi, mulai dari Rp9 juta hingga Rp49 juta.

Dari sisi metode, pengadaan dilakukan melalui dua skema utama, yakni pengadaan langsung (non tender) untuk pekerjaan skala kecil dan jasa konsultansi, serta e-purchasing melalui e-katalog untuk pengadaan barang dan jasa lainnya.