Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional, Pemko Sabang Hadirkan Pangan Terjangkau

LENSAPOST.NET – Pemerintah Kota Sabang melalui Dinas Pertanian dan Pangan turut melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan serentak nasional yang diarahkan Badan Pangan Nasional untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Keuchik Gampong Ie Meulee, Kecamatan Sukajaya. Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus meninjau langsung pelaksanaan kegiatan bersama Ketua TP-PKK Kota Sabang Nuri Farisal dan Staf Ahli TP-PKK Kota Sabang Erwani Meutia. Sebanyak 300 paket bahan pangan disediakan untuk masyarakat, terdiri dari beras, minyak goreng, dan telur ayam ras.

Suradji mengatakan, Gerakan Pangan Murah membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari karena komoditas yang disediakan dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

“Gerakan pangan murah ini sangat membantu masyarakat karena bahan pangan yang dijual lebih murah dari harga pasar. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan agar masyarakat terbantu dan pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari bisa lebih ringan,” ujar Suradji, Kamis (22/10).

Wakil Wali Kota Sabang menambahkan, Pemerintah Kota Sabang akan terus mengupayakan kegiatan serupa untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah. Menurutnya, keterjangkauan harga pangan menjadi salah satu hal penting dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok.

“Ke depan, kegiatan seperti ini akan tetap kita lakukan untuk membantu masyarakat. Ini juga bagian dari upaya kita mengendalikan inflasi, sehingga harga barang tetap stabil dan tidak terus mengalami kenaikan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua TP-PKK Kota Sabang Nuri Farisal turut mengapresiasi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ketersediaan bahan pangan dengan harga terjangkau diharapkan dapat membantu keluarga mengelola pengeluaran rumah tangga, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Melalui gerakan pangan murah ini, kami berharap para ibu dapat lebih mudah mendapatkan bahan pangan untuk diolah menjadi makanan yang bergizi bagi keluarga. Dengan begitu, kebutuhan gizi keluarga tetap terpenuhi dan kesehatan anggota keluarga dapat terjaga,” tuturnya.

Nuri berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung upaya menjaga kestabilan harga pangan di Kota Sabang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang melalui Sekretaris Dinas, Widya, menjelaskan bahwa pelaksanaan GPM di Sabang merupakan bagian dari gerakan serentak nasional dalam rangka Hari Pangan Sedunia 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah untuk menjaga keterjangkauan harga pangan dan mendukung pengendalian inflasi di daerah.

Widya menyebutkan, komoditas yang disediakan meliputi 300 sak beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ukuran 5 kilogram dengan total 300 sak atau 1,5 ton, 300 liter minyak goreng KITA, serta 300 papan telur ayam ras. Setiap paket dijual dengan harga Rp125.500.

Masyarakat dapat membeli komoditas tersebut dalam satu paket maupun secara terpisah sesuai kebutuhan. Untuk berbelanja, masyarakat diwajibkan membawa satu lembar fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Melalui Gerakan Pangan Murah Serentak, Pemerintah Kota Sabang mendukung upaya nasional dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di daerah.