LENSAPOST.NET — Kabupaten Aceh Selatan mencatat persentase realisasi belanja tertinggi untuk anggaran Tambahan Transfer ke Daerah (TKD) 2026 di antara pemerintah kabupaten/kota di Aceh, yakni 69,93 persen atau Rp35,33 miliar.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, menyampaikan bahwa total realisasi belanja Tambahan TKD pada 14 pemerintah kabupaten/kota mencapai Rp297,99 miliar atau 36,02 persen dari alokasi gabungan Rp827,26 miliar hingga Jumat (16/10/2026) pukul 21.00 WIB.
Setelah Aceh Selatan, Kabupaten Gayo Lues mencatat realisasi 66,58 persen atau Rp16,61 miliar. Berikutnya Aceh Tamiang mencapai 52,73 persen atau Rp19,42 miliar, sedangkan Aceh Jaya sebesar 48,78 persen atau Rp14,38 miliar.
Dari sisi nominal, Kota Banda Aceh mencatat belanja tertinggi sebesar Rp79,75 miliar atau 46,15 persen. Kota Lhokseumawe menyusul dengan realisasi Rp48,27 miliar atau 38,88 persen, sedangkan Kota Langsa mencapai Rp30,15 miliar atau 29,82 persen.
Di sisi lain, sejumlah daerah masih mencatat realisasi di bawah 25 persen, termasuk Aceh Barat, Subulussalam, Aceh Tenggara, Sabang, dan Nagan Raya. Perbedaan capaian tersebut menjadi salah satu aspek yang dapat dipantau melalui portal Pusat Pengendalian Pembangunan Kegiatan (P2K) Pemerintah Aceh.
“Siapa pun bisa memantau perkembangannya secara real-time. Ini komitmen keterbukaan Pemerintah Aceh agar publik dan pemerintah pusat tahu persis sejauh mana dana ini bekerja untuk masyarakat,” ujar Nurlis.












