NEWS  

Anggaran Rp550 Juta Hari Damai Aceh Dikritik

Akademisi Universitas Muhammadiyah Aceh, Taufik A. Rahim

LENSAPOST.NET – Akademisi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha), Dr. Taufik A. Rahim, mengkritik pengalokasian anggaran sekitar Rp550 juta untuk kegiatan peringatan Hari Damai Aceh ke-21 pada 2026.

Taufik mempertanyakan dampak kegiatan tersebut terhadap masyarakat Aceh apabila anggaran lebih banyak digunakan untuk kegiatan seremonial.

Menurutnya, peringatan perdamaian seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremoni, tetapi menjadi momentum untuk mengevaluasi sejauh mana manfaat perdamaian dirasakan masyarakat.

“Rp550 juta tersebut sungguh luar biasa dan sama sekali tidak berdampak bagi rakyat Aceh apabila hanya menjadi acara seremonial,” kata Taufik dalam keterangan tertulis kepada LensaPost, Rabu 16 Setember 2026.

Ia menilai setiap rupiah anggaran publik harus memiliki output dan manfaat yang dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, pemerintah perlu membuka informasi mengenai bentuk kegiatan, rincian belanja, pelaksana, peserta dan hasil yang dicapai.

Taufik mengatakan evaluasi tersebut penting agar peringatan perdamaian tidak berubah menjadi sekadar ekspose dan pencitraan politik.

Ia berharap momentum 21 tahun perdamaian Aceh digunakan untuk memperkuat kesejahteraan, keadilan dan pemerataan bagi masyarakat.

“Uang publik semestinya memberikan manfaat nyata bagi rakyat Aceh,” ujarnya.