Persiraja Academy Mulai Latihan 3 Oktober, Pendaftaran Masih Dibuka

Direktur Akademi Persiraja, Muhammad Fuadi Nasir

LENSAPOST.NET – Persiraja Banda Aceh membuka ruang bagi anak-anak Aceh untuk mengembangkan bakat sepak bola sejak usia dini melalui Persiraja Academy. Akademi tersebut dijadwalkan memulai latihan perdana pada Sabtu, 3 Oktober 2026, di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh.

Persiraja Academy menjadi bagian dari upaya klub membangun sistem pembinaan pemain muda secara profesional, berjenjang, dan berkelanjutan. Selain kemampuan teknis, peserta juga diarahkan untuk tumbuh dengan karakter dan disiplin sebagai pesepak bola.

Direktur Akademi Persiraja, Muhammad Fuadi Nasir, mengatakan akademi tersebut disiapkan sebagai salah satu fondasi untuk melahirkan generasi baru sepak bola Aceh.

“Masa depan sepak bola Aceh dimulai dari sini. Persiraja Academy hadir untuk membentuk talenta muda melalui pembinaan yang profesional, berjenjang, dan berkarakter,” kata Fuadi Nasir, Selasa (15/9/2026).

Menurut dia, pembinaan sejak usia dini penting untuk menyiapkan pemain yang nantinya dapat menjadi bagian dari kekuatan Persiraja.

“Tujuan kita jelas, ini bagian dari pembinaan pemain yang akan menjadi pilar-pilar utama Persiraja di masa depan,” ujarnya.

Program pembinaan Persiraja Academy ditangani pelatih berlisensi yang memiliki pengalaman sebagai pemain maupun pelatih profesional. Mereka antara lain Mukhlis Nakata, Andri Muliadi, M. Hidayat, serta pelatih kiper Sisgiardi.

Akademi ini membuka tiga kelompok usia, yakni 6-9 tahun, 10-12 tahun, dan 13-15 tahun.

Pendaftaran peserta masih dibuka. Orangtua dapat mendaftarkan anaknya secara langsung di Persiraja Store, Stadion H. Dimurthala, atau melalui WhatsApp di nomor 0813-6115-050.

Biaya pendaftaran ditetapkan Rp2 juta dan dapat dibayarkan dalam dua tahap. Sementara biaya latihan bulanan sebesar Rp500 ribu.

Setiap peserta yang mendaftar akan memperoleh dua jersey latihan lengkap, satu bola, dan satu tas.

Dengan latihan perdana yang dimulai pada awal Oktober, Persiraja Academy diharapkan menjadi wadah bagi anak-anak Aceh untuk belajar sepak bola secara terarah sekaligus menyiapkan langkah menuju level profesional.

Dari lapangan Stadion H. Dimurthala, perjalanan pemain muda Aceh untuk tumbuh, belajar, dan suatu hari mengenakan jersey Persiraja pun dimulai. []