LENSAPOST.NET— Kontingen Aceh mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih total delapan medali pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Senior Angkat Besi PT Pupuk Indonesia yang berlangsung di GOR Saparua, Bandung, 17–19 April.
Dalam ajang tahunan yang telah rutin digelar selama lima tahun terakhir ini, Aceh menurunkan enam atlet, didampingi dua pelatih serta dua wasit asal Aceh yang turut bertugas. Kejuaraan tersebut diikuti oleh 25 Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) dari seluruh Indonesia, dengan total 257 peserta yang terdiri dari atlet dan ofisial.
Pelatih Kepala Angkat Besi Aceh, Effendi Eria, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras para atlet di tengah perubahan regulasi kelas yang membuat persaingan semakin ketat.
Kontributor utama medali bagi Aceh adalah lifter putri Nadita yang berhasil menyabet tiga medali emas di kelas 61 kilogram. Lifter senior Nurul Akmal menambah satu medali emas dan satu perunggu di kelas +69 kilogram. Dari sektor putra, M. Zul Ilmi turut menyumbang satu medali perak dan dua perunggu di kelas +85 kilogram.
Pada hari terakhir pertandingan, Aceh menurunkan dua atlet andalannya, yakni Nurul Akmal—mantan atlet Olimpiade—dan M. Zul Ilmi, mantan atlet SEA Games. Dalam kelas gabungan, Nurul Akmal yang tampil di lot 75 berhasil mengamankan satu medali emas melalui angkatan snatch seberat 98 kilogram. Sementara medali perak diraih Ambarwati dari Kalimantan Selatan dan perunggu oleh Syafitri dari Jambi.
Ketua Umum PABSI Aceh, T. Rayuan Sukma, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, hasil ini patut disyukuri mengingat perubahan regulasi kelas yang membuat kompetisi semakin berat.
“Ini benar-benar prestasi yang patut disyukuri, karena regulasi kelas kali ini berbeda sehingga kompetisi makin ketat. Namun, para atlet telah tampil maksimal dan membuktikan komitmen mereka untuk memberikan yang terbaik bagi Aceh,” ujarnya.
Ia berharap para atlet terus meningkatkan kemampuan untuk menghadapi event yang lebih kompetitif di masa mendatang.[]












