LENSAPOST.NET — Kafilah Aceh resmi bertolak menuju Semarang, Jawa Tengah, Jumat (11/9/2026), untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang digelar pada 11–20 September 2026.
Keikutsertaan Aceh pada ajang nasional tersebut menjadi momentum bagi para peserta untuk menunjukkan hasil pembinaan sekaligus mengharumkan nama daerah melalui prestasi di berbagai cabang perlombaan Al-Quran.
Keberangkatan kafilah dilakukan secara bertahap. Sebagian peserta bersama tim pendamping telah lebih dahulu berangkat pada 4 September 2026 untuk mengikuti training center (TC) tahap akhir di Jakarta.
Sementara rombongan lainnya bertolak dari Aceh pada Jumat (11/9). Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, rombongan tersebut akan bergabung dengan anggota kafilah yang sebelumnya telah berada di Jakarta. Selanjutnya, seluruh rombongan melanjutkan perjalanan bersama menuju Semarang.
Kafilah Aceh diperkuat 56 peserta yang akan berlaga pada sejumlah cabang dan golongan, mulai dari tilawah, tartil dan qira’at, tahfizh 1, 5, 10, 20 hingga 30 juz, tafsir, fahmil Quran, syarhil Quran, khat Al-Quran, serta karya tulis ilmiah Al-Quran (KTIQ).
Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Dr. Misran Fuadi, S.Ag., M.AP., mengatakan berbagai tahapan pembinaan yang telah dijalani para peserta diharapkan menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan pada MTQN XXXI.
Menurutnya, kesiapan peserta tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dalam cabang yang diikuti, tetapi juga kondisi kesehatan, mental, kekompakan dan sikap selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Kita berharap seluruh peserta dapat mengikuti MTQ Nasional ini dengan baik dan memberikan penampilan terbaik. Mereka membawa nama Aceh, sehingga kita berharap tetap menjaga kesehatan, kekompakan dan sportivitas,” ujar Misran.
Ia juga mengingatkan para peserta agar menjadikan keikutsertaan pada MTQN XXXI sebagai kesempatan untuk memberikan kemampuan terbaik sekaligus membawa semangat Aceh dalam setiap penampilan.
Doa Masyarakat Jadi Kekuatan
Di tengah persiapan menuju arena perlombaan, dukungan masyarakat Aceh menjadi bagian penting yang diharapkan dapat memberikan tambahan semangat bagi para peserta.
Misran mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk memberikan doa agar perjalanan dan seluruh rangkaian perjuangan kafilah berjalan lancar.
“Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Aceh. Semoga perjalanan kafilah diberikan kelancaran, seluruh peserta diberikan kesehatan, ketenangan dan kemudahan dalam mengikuti setiap perlombaan, serta mampu memberikan hasil terbaik untuk Aceh,” katanya.
Dukungan tersebut diharapkan menjadi energi positif bagi para peserta untuk tampil maksimal, menjaga kepercayaan yang diberikan daerah, serta menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung.
MTQN XXXI Tahun 2026 di Semarang diikuti oleh kafilah dari berbagai provinsi di Indonesia. Kafilah Aceh akan mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan membawa semangat pembinaan dan harapan untuk meraih prestasi terbaik.
Bagi Aceh, keikutsertaan dalam MTQN bukan semata-mata tentang perolehan juara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi kecintaan terhadap Al-Quran serta mendorong lahirnya generasi Qurani yang memiliki kemampuan dan prestasi di tingkat nasional.












