Suka Makmue – Teuku Raja Yordan S. Habib, S.IP., terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Nagan Raya periode 2026–2031 dalam Musyawarah Kabupaten (Mukab) III Kadin Kabupaten Nagan Raya yang berlangsung di Aula Hotel Bintang Syariah, Simpang Peut, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, Sabtu (18/7/2026).
Mukab III Kadin Nagan Raya mengusung tema “Mendorong Sinergi dan Kolaborasi Dunia Usaha untuk Nagan Raya Mandiri dan Madani”. Forum tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan arah strategis Kadin dalam memperkuat peran dunia usaha sebagai mitra pembangunan daerah.
Usai terpilih, Teuku Raja Yordan menyampaikan komitmennya untuk membangun kolaborasi yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, kalangan pengusaha, hingga berbagai unsur terkait lainnya guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami siap berkolaborasi dengan seluruh pihak demi memajukan Kadin Nagan Raya sebagai rumah bersama dunia usaha. Sinergi yang kuat akan menjadi modal utama dalam mempercepat pembangunan ekonomi daerah,” ujar Teuku Raja Yordan.
Ia juga menegaskan bahwa salah satu prioritas kepengurusannya adalah meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Nagan Raya melalui berbagai program pembinaan.
“Guna memajukan Kadin, saya juga akan membantu pembinaan seluruh pelaku UMKM di Kabupaten Nagan Raya dengan melaksanakan pelatihan serta sosialisasi secara bertahap agar mampu meningkatkan daya saing usahanya,” ungkapnya.
Selain itu, Teuku Raja Yordan menyatakan dukungannya terhadap upaya menghadirkan lebih banyak investor ke Kabupaten Nagan Raya.
“Masuknya investasi akan berdampak positif terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat, penciptaan lapangan kerja, serta mendukung percepatan pembangunan daerah sebagaimana program yang dijalankan Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Nagan Raya yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ali Munir, S.E., M.M., Ak., saat membuka Mukab III menyampaikan bahwa Kadin merupakan mitra strategis Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dalam membangun fondasi ekonomi yang kuat dan berkelanjutan.
Menurutnya, di tengah tantangan ekonomi global dan dinamika pasar yang terus berkembang, Kadin tidak lagi hanya berfungsi sebagai wadah berhimpunnya para pelaku usaha, tetapi juga harus mampu menjadi motor penggerak inovasi, investasi, dan peningkatan daya saing daerah.
“Mukab III ini merupakan momentum yang sangat krusial. Bukan sekadar agenda rutin pergantian pengurus, tetapi menjadi titik balik untuk mengevaluasi kinerja dan merumuskan langkah-langkah strategis ke depan agar Kadin Nagan Raya mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi serta tuntutan pasar modern,” ujar Ali Munir.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, aman, dan kondusif bagi para pelaku usaha.
“Namun pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari Kadin untuk memberdayakan UMKM, memperkuat dunia usaha lokal, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Kadin Aceh, Ir. H. Muhammad Iqbal, menilai Kabupaten Nagan Raya memiliki posisi yang sangat strategis sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir barat-selatan Aceh.
Menurutnya, terdapat sejumlah keunggulan yang dimiliki daerah tersebut. Pertama, potensi sumber daya alam yang melimpah, meliputi sektor perkebunan kelapa sawit, karet, pertanian padi, perikanan, hingga tambak. Bahkan, Nagan Raya merupakan salah satu daerah penghasil crude palm oil (CPO) terbesar di Aceh.
“Kedua, posisi strategis karena berada di jalur ekonomi barat-selatan yang terhubung langsung dengan pelabuhan dan jalan lintas barat. Ketiga, potensi sumber daya manusia dan UMKM yang terus berkembang. Anak-anak muda Nagan Raya sangat kreatif, sementara sektor kuliner, kerajinan, dan jasa menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan,” ujar Muhammad Iqbal.
Ia berharap kepengurusan Kadin Nagan Raya yang baru mampu menjadi penghubung antara dunia usaha dengan pemerintah, sekaligus memperkuat ekosistem investasi dan pemberdayaan pelaku usaha lokal agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.












