NEWS  

Melirik Pelatihan Perempuan Pemko Banda Aceh, Rp1,1 Miliar Digelontorkan Lewat Pengadaan Langsung

ILUSTRASI: Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan partisipasi perempuan di ruang publik, sebanyak 50 kader TP PKK gampong dari Kecamatan Baiturrahman, Syiah Kuala, Banda Raya dan Jaya Baru diundang untuk mengikuti Pelatihan Public Speaking. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas P3AP2KB ini dilaksanakan di Hotel Alhanifi, Jumat (10/7/2026). [DOK. KOMINFO]

LENSAPOST.NET – Rencana Umum Pengadaan (RUP) Tahun Anggaran 2026 pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Banda Aceh menunjukkan dominasi penggunaan metode pengadaan langsung, khususnya pada paket kegiatan pelatihan.

Berdasarkan data RUP yang dihimpun, terdapat sedikitnya 10 paket kegiatan pelatihan yang seluruhnya menggunakan metode pengadaan langsung dengan sumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Total nilai anggaran dari paket-paket tersebut mencapai sekitar Rp1,1 miliar.

Rincian kegiatan mencakup berbagai program peningkatan kapasitas perempuan, mulai dari pelatihan kepemimpinan, keterampilan usaha bagi kelompok wanita, manajemen organisasi, hingga peningkatan kapasitas politik perempuan.

Menariknya, pelatihan public speaking bagi perempuan tercatat mendominasi dengan lima paket berbeda. Nilai anggaran masing-masing paket bervariasi, berkisar antara Rp50 juta hingga Rp150 juta.

Selain itu, terdapat dua paket pelatihan kepemimpinan perempuan dengan nilai masing-masing sebesar Rp100 juta.

Seluruh paket kegiatan tersebut dijadwalkan memasuki tahap pemilihan penyedia pada Januari 2026.

Dominasi metode pengadaan langsung dalam jumlah paket yang relatif banyak ini berpotensi menjadi perhatian, mengingat mekanisme tersebut umumnya digunakan untuk nilai pengadaan yang lebih kecil serta memiliki keterbatasan dalam aspek kompetisi terbuka.