Selenggarakan Seminar Kebencanaan, Solusi Bangun Andalas Perkuat Kesiapsiagaan dan Respons Darurat

Adi Handarbeni, Kepala Teknik Tambang (KTT) Solusi Bangun Andalas memaparkan materi terkait operasional tambang yang berkelanjutan pada seminar kebencanaan yang diselenggarakan oleh Solusi Bangun Andalas.

LENSAPOST.NET – Aceh merupakan salah satu wilayah dengan tingkat risiko bencana alam yang tinggi, mulai dari gempa bumi, tsunami hingga tanah longsor. Untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi tersebut, PT Solusi Bangun Andalas menyelenggarakan Seminar Kebencanaan bertema “Siaga Hari Ini, Tangguh Menghadapi Hari Esok” di Andalas Hall, Kamis (11/06).

Seminar ini dihadiri oleh unsur pemerintah, akademisi, serta perwakilan masyarakat dari berbagai profesi dan organisasi di sekitar wilayah operasional perusahaan. Selain membahas mitigasi risiko bencana dan peningkatan kesiapsiagaan, kegiatan ini juga mengangkat sejumlah isu strategis, seperti implementasi kaidah teknik pertambangan yang baik (Good Mining Practice), pengelolaan lingkungan dan reklamasi pascatambang, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

Kepala Teknik Tambang (KTT) Solusi Bangun Andalas, Adi Handarbeni, menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Melalui seminar ini, kami ingin memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya mitigasi bencana dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, agar masyarakat mampu mengenali risiko, memahami langkah mitigasi, serta merespons kondisi darurat secara tepat,” ujar Adi.

Ia menambahkan, kesiapsiagaan yang dibangun sejak dini menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan, khususnya potensi bencana di Aceh. Menurutnya, penerapan praktik pertambangan yang baik juga menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh yang diwakili Kepala Bidang Mineral dan Batubara, Said Faisal S.T., M.T., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Solusi Bangun Andalas dalam menghadirkan ruang edukasi dan kolaborasi lintas sektor.

“Seminar ini merupakan langkah positif dalam membangun kesadaran bersama tentang pentingnya mitigasi bencana, pengelolaan lingkungan berkelanjutan, serta penerapan kaidah pertambangan yang baik. Kami berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat demi mewujudkan pembangunan yang aman dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Solusi Bangun Andalas juga menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Besar atas kontribusi aktif dalam penanggulangan bencana hidrometeorologi. Selain itu, perusahaan juga memperoleh Penghargaan Garda Kemanusiaan Aceh dari Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Aceh.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin antara perusahaan, pemerintah daerah, media, serta berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat kesiapsiagaan dan respons terhadap bencana.

Melalui kegiatan ini, Solusi Bangun Andalas berharap semakin banyak pihak yang memahami pentingnya budaya keselamatan, kepedulian terhadap lingkungan, serta kesiapsiagaan menghadapi bencana, sehingga tercipta masyarakat Aceh yang tangguh dan berdaya dalam menghadapi berbagai risiko di masa mendatang.