LENSAPOST.NET – Fenomena angin kencang disertai hujan deras melanda Dusun Rantau Panjang, Gampong Sijudo, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (4/4/2026) sore.
Sejumlah hunian sementara (huntara) milik penyintas banjir di salah satu wilayah paling parah yang terdampak banjir beberapa waktu lalu itu, dilaporkan ada yang roboh dan mengalami kerusakan.
Kepala Dusun Rantau Panjang, Tgk Jahidin mengatakan, selain merusak huntara, angin kencang juga merobohkan tenda sekolah darurat yang selama ini digunakan untuk kegiatan belajar mengajar anak-anak di dusun tersebut.
“Usai langit menghitam, hujan deras dan angin kencang datang secara tiba-tiba dan berlangsung cukup kuat. Ada 4 (huntara) yang rusak. Di Blang Seunong ada juga (rumah yang rusak),” kata Jahidin.
Sebagian warga Rantau Panjang kini harus mencari tempat yang lebih aman untuk berlindung sambil menunggu perbaikan hunian yang rusak.
Di sisi lain, Jahidin mengaku bersyukur karena kejadian tersebut tidak terjadi pada pagi atau siang hari saat anak-anak sedang mengikuti proses belajar di sekolah darurat.
“Situasinya bisa jauh lebih berbahaya apabila tenda roboh saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung,” timpalnya.












