Banjir dan Angin Kencang Landa Aceh Timur, 3.468 KK Terdampak

LENSAPOST.NET— Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Timur sejak 20 November 2025 disertai angin kencang mengakibatkan banjir di sejumlah kecamatan.

Ketinggian air dilaporkan berkisar antara 10 hingga 40 sentimeter, dengan debit air hingga Minggu (23/11/2025) pukul 11.10 WIB masih belum surut dan cenderung bertambah.

Bencana banjir terjadi mulai Sabtu (22/11/2025) pukul 06.00 WIB dan merendam permukiman warga di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Simpang Ulim, Nurussalam, dan Madat. Kecamatan Madat menjadi kawasan paling parah terdampak dengan puluhan gampong terendam air.

Berdasarkan pendataan sementara, oleh pihak BPBD tercatat 3.468 KK/jiwa terdampak banjir dan masih dalam proses pendataan lanjutan.

Di Kecamatan Simpang Ulim, banjir melanda Gampong Peulalu, Keude Tuha, Blang, Pucok Alue Dua, Pucok Alue Sa, dan Pucok Alue Barat. Satu unit rumah milik warga di Gampong Keude Tuha mengalami rusak berat akibat terpaan angin kencang.

Di Kecamatan Nurussalam, banjir menggenangi kawasan persawahan, sementara di Kecamatan Madat, banjir merendam puluhan gampong dengan dampak paling luas dialami di Gampong Leung Sama dengan 635 KK / 2.329 jiwa terdampak.

Fasilitas Umum Ikut Terendam

Sejumlah sarana prasarana turut terdampak, khususnya di Kecamatan Madat. Kerusakan dan genangan tercatat antara lain:

  • 1 masjid, 1 meunasah, dan 3 unit sekolah di Gampong Leung Sa
  • 2 unit rumah warga di Gampong Meunasah Hasan dan Matang Keupula Sa
  • Lining masjid sepanjang 12 meter di Gampong Matang Keupula Sa
  • Genangan jalan sepanjang 100 meter dan lining 20 meter di Gampong Seuneubok Pidie

Pengungsian dan Korban Jiwa

Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke lokasi lebih aman. Pengungsian tercatat di:

  • Gampong Pucok Alue Sa — 5 KK
  • Gampong Keude Tuha — 1 KK
  • Kecamatan Madat — masih dalam pendataan

Hingga laporan diterbitkan, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.