ACEH  

Silaturrahmi Forum Pers BPC dengan Dandim 0110 Abdya: Bahas Program Unggulan

LENSAPOST.NET – Komandan Kodim 0110/Aceh Barat Daya (Abdya), Letkol Inf Beni Maradona, S.Sos, menerima kunjungan silaturrahmi dari Forum Pers Balai Pewarta Cerana (BPC) Abdya pada Rabu, 23 Juli 2025.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan itu diisi dengan diskusi hangat seputar berbagai isu penting dan program strategis di Kabupaten Abdya.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim menyampaikan harapannya kepada insan pers agar terus menyajikan informasi yang objektif, transparan, serta memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Melalui media, kita bisa mengontrol kondusifitas Abdya dengan komunikasi yang baik dan terbuka dengan semua pihak,” ujar Letkol Inf Beni Maradona.

Salah satu isu yang dibahas adalah ketahanan pangan dan rencana penyaluran bantuan sosial pangan. Dandim menilai isu ini penting untuk terus dikawal, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Selain itu, ia juga mengapresiasi kinerja Bupati Abdya, khususnya dalam pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan). Menurutnya, hal ini merupakan capaian positif yang patut mendapat dukungan.

“InsyaAllah ini akan menjadi jalan keluar bagi masyarakat kita, khususnya para petani,” katanya.

Di penghujung pertemuan, diskusi berlanjut ke program prioritas nasional seperti pembangunan Dapur Masak Bersama Gizi (MBG) dan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Di Abdya, ditargetkan akan berdiri 14 dapur MBG yang tersebar di sembilan kecamatan dan ditargetkan rampung akhir 2025.

“Kita berharap semua instansi pemerintah mendukung penuh program nasional seperti MBG dan Kopdes Merah Putih, yang menjadi program unggulan Pak Prabowo. Program ini saling berkaitan untuk meningkatkan ekonomi dan gizi masyarakat,” jelasnya.

Dandim juga mengingatkan pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan program tersebut, agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

“Instansi terkait seperti Disprindag dan Inspektorat harus melakukan pengawasan secara intensif. Jangan sampai ada penyalahgunaan anggaran yang merugikan masyarakat,” tutupnya.