LENSAPOST.NET – Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M melaksanakan kunjungan kerja ke Polresta Banda Aceh, Selasa (12/5/2026), dalam rangka pembinaan internal serta penguatan pelayanan kepolisian dan profesionalisme personel dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kedatangan Kapolda Aceh bersama Ketua Bhayangkari Daerah Aceh Ny. Ira Marzuki, didampingi Wakapolda, Irwasda, serta pejabat utama (PJU) Polda Aceh, disambut Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana, S.I.K., M.H beserta jajaran, unsur Forkopimda, dan Bhayangkari.
Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan nuansa kearifan lokal Aceh, melalui pengalungan bunga, tarian Ranup Lampuan, serta peusijuek sebagai bentuk penghormatan.
Dalam kegiatan yang dipusatkan di Meuligoe Rastra Sewakottama, Kapolresta Banda Aceh memaparkan laporan satuan terkait situasi kamtibmas, capaian kinerja, penegakan hukum, serta berbagai upaya pemeliharaan keamanan di wilayah hukumnya.
Selain itu, dipaparkan pula program pelayanan publik yang mengedepankan pendekatan humanis dan responsif, guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda Aceh menyerahkan tali asih kepada anak yatim dari keluarga personel sebagai bentuk kepedulian institusi. Penghargaan juga diberikan kepada warga yang berperan aktif membantu kepolisian melalui pelaporan kasus KDRT lewat layanan Call Center 110.
Sementara itu, Ketua Bhayangkari Daerah Aceh memberikan pembinaan kepada pengurus dan anggota Bhayangkari Cabang Kota Banda Aceh. Ia juga menyerahkan tali asih kepada warakawuri, bantuan bagi kader posyandu dan guru TK, serta tas sekolah untuk murid TK Kemala Bhayangkari.
Dalam arahannya, Kapolda Aceh menegaskan pentingnya profesionalisme, disiplin, dan integritas anggota Polri di tengah kompleksitas tugas yang terus berkembang.
Ia juga menaruh perhatian serius terhadap pemberantasan narkoba, dengan menekankan pengungkapan kasus hingga ke jaringan dan pelaku utama. Kapolda mengingatkan agar tidak ada personel yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba, serta meminta pengawasan internal dan tes urine berkala dilakukan secara konsisten.
Di bidang pembinaan, Kapolda menyoroti pentingnya pengawasan kesehatan anggota serta penguatan manajemen sumber daya manusia guna mendukung pelaksanaan tugas yang optimal.
Selain itu, ia menegaskan bahwa mutasi personel merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan kinerja, penyegaran, dan pembinaan karier.
Kapolda juga mengingatkan agar penerapan restorative justice dilakukan sesuai ketentuan hukum dan prosedur yang berlaku.
Mengakhiri arahannya, Kapolda Aceh mengajak seluruh personel untuk terus menjaga kehormatan institusi Polri melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.












