LENSAPOST.NET — Persija Jakarta harus mengakui keunggulan Persita Tangerang dengan skor 2-3 pada pekan kelima BRI Super League 2026/27 di Banten International Stadium, Serang, Sabtu (17/10) malam. Gol Andrejic Aleksa pada menit ke-90 memastikan kemenangan tuan rumah.
Kekalahan tersebut mengakhiri upaya Macan Kemayoran membawa pulang poin setelah dua kali bangkit menyamakan kedudukan. Persija sempat tertinggal lebih dahulu sebelum kembali menyamakan skor menjadi 2-2, tetapi gol pada menit-menit akhir menggagalkan harapan mereka.
Persita membuka keunggulan melalui Claudio Lucas Morais pada menit kelima. Persija membalas lewat Fabio Calonego pada menit ke-18. Tuan rumah kembali unggul melalui Rayco Rodriguez pada menit ke-61, sebelum Alexander Jeremejeff menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui titik penalti pada menit ke-74. Andrejic kemudian memastikan kemenangan Persita pada menit ke-90.
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, menilai timnya masih kesulitan menembus pertahanan Persita. Ia mengakui tuan rumah tampil dengan intensitas tinggi, meski menyebut terdapat sejumlah situasi pertandingan yang mengecewakan.
“Selamat kepada para pemain Persita yang telah bertarung sangat keras dan meraih kemenangan. Hari ini, kegagalan kami menembus dinding pertahanan lawan tampaknya menjadi penyebab kekalahan kami. Di sela-sela pertandingan, ada situasi di mana pertandingan tidak berjalan semestinya. Bagian ini terasa cukup mengecewakan. Namun, saya pikir para pemain Persita bertarung lebih keras daripada kami,” kata Shin seusai pertandingan.
Shin juga menyoroti gol Persita yang tercipta melalui serangan balik sebagai salah satu aspek yang perlu dievaluasi. Ia berharap kekalahan tersebut menjadi pelajaran bagi Persija untuk memperbaiki permainan dan mempersiapkan diri lebih baik menghadapi pertandingan selanjutnya.
“Karena lawan mencetak gol ke gawang kami lewat serangan balik, kesalahan dari pihak kami memang cukup besar. Namun, karena bola itu bulat, kami tidak bisa memenangkan segalanya. Justru kekalahan ini patut disyukuri karena memberi kami kesempatan untuk memikirkan kembali tim kami. Kami harus mempersiapkan diri lebih baik lagi karena situasi seperti ini bisa saja terjadi di setiap pertandingan ke depannya,” tuturnya.












