Kadafi Optimistis Indonesia Mampu Lahirkan Juara Dunia Balap Motor

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Kadafi. Foto: Sari/mrs

LENSAPOST.NET – Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Kadafi optimistis Indonesia mampu melahirkan pembalap motor yang berprestasi di tingkat dunia, didukung potensi pasar sepeda motor yang besar, keberadaan sirkuit di berbagai daerah, serta sistem pembinaan atlet yang berjenjang.

Kadafi mengatakan, potensi tersebut perlu dioptimalkan melalui pembinaan berkelanjutan, penyediaan fasilitas memadai, dan pemetaan bakat pembalap sejak usia dini. Menurut dia, kompetisi berjenjang menjadi salah satu faktor penting dalam mempersiapkan atlet daerah agar mampu menembus kejuaraan profesional internasional.

“Cabang balap motor ini masuk salah satu cabang yang diperlombakan di PON. Otomatis ini berkesinambungan untuk mereka dari atlet pemula hingga jadi profesional. Jadi sangat terbuka,” kata Kadafi belum lama ini.

Ia mencontohkan kiprah pembalap muda Indonesia di ajang internasional, antara lain Veda Ega Pratama di kelas Moto3, Mario Suryo Aji di kelas Moto2, serta Kiandra Ramadhipa yang berkompetisi di ajang junior. Pada Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Veda finis di posisi keenam Moto3, sedangkan Mario menempati posisi ke-20 Moto2.

Selain itu, Kiandra menunjukkan perkembangan positif pada Kejuaraan Dunia FIM Moto3 Junior 2026 dengan meraih kemenangan di Estoril, Portugal, dan beberapa kali naik podium. Sementara itu, Aldi Satya Mahendra juga berkompetisi di World Supersport, membuka peluang bagi Indonesia untuk terus memperluas kiprah pembalap di kejuaraan internasional.

Kadafi berharap pembinaan balap motor nasional semakin kuat melalui dukungan fasilitas, kompetisi berjenjang, dan regenerasi atlet yang konsisten. Ia optimistis upaya tersebut dapat meningkatkan daya saing pembalap Indonesia sekaligus membuka peluang bagi Merah Putih untuk berkibar di podium kejuaraan dunia.