Pemkab Aceh Selatan Gelar Musrenbang RKPD 2027

LENSAPOST.NET – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Rumoh Agam, Tapaktuan, Selasa (14/04).

Musrenbang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Aceh Selatan, H. Baital Mukadis. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Musrenbang merupakan tahapan strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah, terutama sebagai bagian dari tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2025–2029.

“Musrenbang ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan usulan dari tingkat kecamatan dengan program kerja perangkat daerah, sehingga pembangunan yang dihasilkan lebih efektif dan tepat sasaran,” ujar Baital.

Ia juga memaparkan sejumlah capaian makro daerah. Pertumbuhan ekonomi Aceh Selatan tercatat sebesar 3,00 persen. Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 9,89 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 72,79, serta tingkat pengangguran terbuka berada di angka 4,39 persen.

Meski menunjukkan tren positif, pemerintah daerah mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi, di antaranya penguatan pengawasan syariat Islam, peningkatan kualitas infrastruktur, serta pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Untuk tahun 2027, Pemkab Aceh Selatan mengusung tema pembangunan “Meningkatkan Penerapan Syariat Islam, Sejahtera, Berdaya Saing dan Partisipatif.” Tema ini dijabarkan ke dalam tujuh prioritas pembangunan.

Prioritas tersebut meliputi penguatan penerapan syariat Islam secara kaffah, pembangunan infrastruktur yang merata, peningkatan produktivitas ekonomi guna membuka lapangan kerja, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman, serta pengelolaan sumber daya alam yang bijak dan responsif terhadap potensi bencana.

Pada tahun 2027, pemerintah daerah menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 4,64 persen dan tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 4,03 persen.

Wakil Bupati juga mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar menyusun program secara cermat, sesuai dengan pagu indikatif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Setiap usulan harus benar-benar menjadi prioritas dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat Aceh Selatan,” tegasnya.

Kegiatan Musrenbang tersebut turut dihadiri unsur DPRK Aceh Selatan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Pemerintah Aceh, tokoh masyarakat, akademisi, serta perwakilan organisasi masyarakat dan insan pers. (*)