ACEH  

Pelantikan Pengurus Karang Taruna Aceh Selatan, Bupati Minta Pemuda Jadi Motor Pembangunan

LENSAPOST.NET  – Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, meminta Karang Taruna menjadi motor penggerak pembangunan sekaligus wadah pembinaan generasi muda yang adaptif, produktif, dan peduli terhadap masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Mirwan dalam sambutannya saat pelantikan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Aceh Selatan periode 2026–2031.

“Harapan kami, Pengurus Karang Taruna Aceh Selatan bisa menjadi garda terdepan pembangunan sosial di Kabupaten Aceh Selatan,” ujar Mirwan.

Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Menurutnya, Karang Taruna harus mampu menjadi ruang pembinaan karakter agar pemuda tidak tergerus dampak negatif arus globalisasi.

“Pemuda hari ini harus berani berpikiran terbuka, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan memiliki wawasan yang luas. Karang Taruna harus menjadi wadah pembinaan karakter sehingga mampu melahirkan generasi yang tangguh dan berdaya saing,” katanya.

Mirwan juga mengingatkan bahwa amanah yang diemban para pengurus bukan sekadar jabatan struktural, melainkan bentuk kepercayaan dan tanggung jawab moral untuk membawa pemuda menjadi penggerak pembangunan sosial di daerah.

Selain itu, ia mendorong pemuda untuk membangun kemandirian ekonomi melalui inovasi dan kreativitas dengan memanfaatkan potensi daerah, seperti sektor pertanian, kelautan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.

“Dengan semangat kebersamaan, saya yakin Karang Taruna dapat menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan Aceh Selatan yang lebih maju, produktif, dan madani,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Aceh Selatan, Rudi MS, menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan berbagai pihak.

“Kami percaya pembangunan daerah akan semakin kuat apabila pemerintah dan pemuda berjalan berdampingan. Karang Taruna siap menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan sosial, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas SDM, serta penguatan ekonomi berbasis potensi lokal,” kata Rudi.

Ia menegaskan komitmen Karang Taruna untuk menjadi organisasi yang aktif, profesional, inovatif, dan transparan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Program kerja yang kami laksanakan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi berorientasi pada hasil yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Rudi juga mengajak seluruh pengurus yang telah dilantik untuk menjaga kekompakan, memperkuat komunikasi, dan bekerja dengan semangat pengabdian.

“Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan, musyawarah sebagai jalan penyelesaian, dan gotong royong sebagai budaya organisasi,” pungkasnya. (*)