LENSAPOST.NET – Belantara Foundation berhasil meraih dua penghargaan dari Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI), masing-masing pada kategori Koordinator Klaster Lingkungan dan Members Collaboration. Penghargaan tersebut diserahkan dalam Rapat Umum Anggota (RUA) PFI yang digelar di Auditorium Puri Dani, IPMI International Business School, Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi nyata Belantara Foundation dalam memperkuat kolaborasi antaranggota, mengoptimalkan peran klaster, serta mendorong kemajuan ekosistem filantropi yang berkelanjutan di Indonesia.
Direktur Eksekutif Belantara Foundation, Dolly Priatna, menyampaikan bahwa sejak 2019 hingga 2025, pihaknya dipercaya sebagai Koordinator Klaster Lingkungan Hidup dan Konservasi PFI. Dalam periode tersebut, Belantara Foundation aktif terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari diskusi tematik, forum pembelajaran, aksi lapangan, penyusunan strategic paper, kampanye media sosial, hingga kegiatan members gathering dan RUA PFI.
Sebagai anggota PFI, Belantara Foundation juga merasakan manfaat besar dari jejaring dan kolaborasi yang terbentuk. Salah satu contohnya adalah kerja sama dengan Merck Indonesia dalam program penanaman 300 pohon khas Jakarta, seperti pohon menteng dan kemang, di Hutan Kota Cilangkap pada tahun 2024.
Selain itu, PFI turut mendukung penyebarluasan informasi kegiatan Belantara Foundation, termasuk program Belantara Learning Series, sehingga mampu menjangkau lebih banyak peserta. PFI juga memfasilitasi pembuatan akun pada website Rencana Aksi Nasional SDGs milik Bappenas, yang membantu Belantara dalam pelaporan program untuk mendapatkan pengakuan resmi.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dua penghargaan ini. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan lanskap lestari dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Dolly.
Sementara itu, Plt. Direktur Eksekutif PFI, Rully Amrullah, menegaskan bahwa kontribusi anggota seperti Belantara Foundation menunjukkan pentingnya kolaborasi dan ko-kreasi dalam menghadirkan praktik filantropi yang lebih terintegrasi, relevan, dan berdampak bagi lingkungan serta masyarakat.












