LENSAPOST.NET – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Barat sejak Jumat (17/7/2026). Hingga Rabu (22/7/2026) malam, total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±12,5 hektare.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), titik kebakaran tersebar di beberapa kecamatan, yakni Meureubo, Johan Pahlawan, Samatiga, dan Woyla Barat. Lokasi terdampak meliputi Gampong Gunong Kleng, Lapang, Leuhan, Cot Seumeureung, Paya Lumpat, dan Blang Luah.
Adapun rincian luas lahan terbakar di antaranya, Gampong Cot Seumeureung mencapai sekitar 4 hektare, Paya Lumpat sekitar 3 hektare, Leuhan 2 hektare, Blang Luah 2 hektare, Lapang 1 hektare, serta Gunong Kleng sekitar 0,5 hektare.
“Total keseluruhan lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±12,5 hektare,” demikian laporan Pusdalops PB BPBD Aceh Barat.
Meski kebakaran terjadi di beberapa titik, tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat peristiwa tersebut.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Aceh Barat, Damkar Pos Meureubo, TNI, Polri, UKM PK UTU, serta masyarakat setempat telah melakukan upaya pemadaman dan penyekatan api sejak Rabu (22/7).
Untuk kondisi terbaru, kebakaran di Gampong Gunong Kleng telah berhasil dipadamkan sepenuhnya. Sementara itu, penanganan di Gampong Cot Seumeureung, Paya Lumpat, Lapang, dan Leuhan telah mencapai sekitar 65 persen. Adapun di Gampong Blang Luah, proses pemadaman baru mencapai 50 persen.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait.
BPBA juga terus melakukan pemantauan intensif di seluruh wilayah Aceh guna mengantisipasi potensi kebakaran lanjutan, terutama di tengah kondisi cuaca yang rawan memicu karhutla.












