Tim PDB Aceh Selatan Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Trumon Tengah

LENSAPOST.NET – Tim Penanggulangan Darurat Bencana (PDB) Aceh Selatan yang melibatkan unsur TNI, Polri, dan BPBD terus melakukan penanganan banjir di Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Senin (2/11/2026).

Petugas melakukan pemantauan kondisi genangan, pendataan warga terdampak, serta evakuasi secara bertahap dengan memprioritaskan kelompok rentan, seperti bayi, balita, anak-anak, dan lanjut usia.

Kepala Data, Informasi dan Humas Posko Komando Darurat Aceh Selatan, Dicky Ichwan, S.STP, mengatakan kondisi banjir di sejumlah desa masih dinamis sehingga perkembangan ketinggian air terus dipantau sebagai dasar penentuan langkah penanganan.

“Situasi di lapangan terus kami pantau. Ketika kondisi mengharuskan warga berpindah, tim akan segera melakukan evakuasi. Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak, bayi, balita dan lansia,” ujarnya.

Di Desa Cot Bayu, ketinggian air di sejumlah ruas jalan berkisar 70 hingga 120 sentimeter, sedangkan genangan di dalam rumah mencapai 30 hingga 60 sentimeter. Dari 38 kepala keluarga (KK) atau 114 jiwa yang terdampak, sebanyak 18 KK atau 72 jiwa telah mengungsi ke TPA Desa Cot Bayu dan rumah keluarga.

Sementara di Desa Lhok Raya, air mulai surut dengan ketinggian genangan 15 hingga 55 sentimeter di jalan dan 10 hingga 60 sentimeter di dalam rumah. Sebanyak 37 KK atau 124 jiwa dari desa tersebut mengungsi ke Kompi Brimob Desa Ie Jeurneh.

Adapun di Desa Padang Harapan, genangan masih terjadi sepanjang sekitar 500 meter ruas jalan dengan ketinggian 30 hingga 60 sentimeter. Sebanyak 25 KK atau 120 jiwa tercatat terdampak banjir. Hingga kini, warga belum dievakuasi karena sebagian rumah memiliki lantai dua dan kondisi masih memungkinkan masyarakat bertahan di tempat masing-masing.

Dicky mengatakan petugas terus memperkuat koordinasi dan melakukan pemantauan berkala untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air. Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera mengungsi apabila kondisi rumah tidak lagi aman.

“Jangan menunggu air semakin tinggi. Jika kondisi rumah sudah tidak aman atau air kembali naik, segera ikuti arahan petugas dan pindah ke lokasi yang telah disiapkan. Keselamatan masyarakat adalah yang paling utama,” tegasnya.

Hingga Senin, tim PDB Aceh Selatan masih bersiaga di sejumlah titik terdampak untuk melanjutkan pemantauan, pendataan, evakuasi, dan koordinasi dengan masyarakat. Warga Kecamatan Trumon Tengah diimbau tetap waspada, mengikuti informasi resmi Posko Komando Darurat Aceh Selatan, serta mematuhi arahan petugas guna mengantisipasi perubahan kondisi banjir sewaktu-waktu.