Nurdiansyah vs Sayuti di Ujung Penentuan, 23 DPC Demokrat Aceh Berkumpul di Banda Aceh

LENSAPOST.NET– Perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Aceh memasuki fase penentuan. Dua nama, drh Nurdiansyah Alasta dan Sayuti Abubakar, menjadi kandidat yang mencuri perhatian menjelang Musyawarah Daerah (MUSDA) VI Partai Demokrat Aceh di Hotel Muraya, Kryad Banda Aceh, Rabu (19/8/2026).

MUSDA VI menjadi forum yang akan menentukan siapa yang dipercaya memimpin Partai Demokrat Aceh untuk periode mendatang.

Persaingan Nurdiansyah dan Sayuti semakin menarik karena seluruh Ketua DPC Partai Demokrat dari 23 kabupaten/kota di Aceh dipastikan hadir dan akan menjadi bagian penting dalam proses pemilihan.

Steering Committee (SC) MUSDA VI Partai Demokrat Aceh, Erika Mulyani, mengatakan seluruh Ketua DPC dijadwalkan telah berada di Banda Aceh pada Rabu pagi.

“Ketua DPC dari 23 kabupaten/kota dipastikan seluruhnya sudah berkumpul pada Rabu pagi, karena acara MUSDA baru dibuka pada pukul 20.00 WIB,” kata Erika Mulyani, Selasa (18/8/2026).

Kehadiran seluruh DPC membuat peta dukungan terhadap kedua kandidat akan menjadi sorotan utama dalam MUSDA VI. Dukungan yang telah dihimpun masing-masing kandidat akan diuji dalam forum resmi partai.

Pertarungan Nurdiansyah versus Sayuti juga mendapat perhatian karena keputusan akhir tidak hanya menyangkut figur ketua, tetapi arah konsolidasi Partai Demokrat Aceh menghadapi agenda politik ke depan.

Situasi semakin strategis dengan dijadwalkannya kehadiran Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Dr. Ir. H. E. Herman Khaeron, M.Si., yang akan membuka MUSDA VI secara resmi.

Dengan 23 Ketua DPC berkumpul dan jajaran DPP hadir langsung, MUSDA VI Demokrat Aceh kini memasuki babak paling menentukan: siapa yang berhasil mengamankan dukungan mayoritas untuk memimpin Demokrat Aceh.

Nurdiansyah atau Sayuti, jawabannya akan ditentukan dalam forum MUSDA VI.