Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Kuta Ujung

LENSAPOST.NET – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kuta Ujung, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, terus menunjukkan progres signifikan. Saat ini, pengerjaan telah memasuki tahap pemasangan rangka besi lantai jembatan, Kamis (30/7/2026).

Proses pembangunan dilakukan secara gotong royong oleh personel Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat setempat. Tahapan pemasangan rangka besi lantai menjadi bagian krusial karena berfungsi sebagai struktur utama penopang lantai jembatan sekaligus menentukan kekuatan dan kestabilan konstruksi.

Danposramil Darul Hasanah, Peltu Dedi Cahyadi, mengatakan seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan secara bertahap sesuai perencanaan teknis. Ia menegaskan, ketelitian dan kekompakan menjadi kunci dalam menyelesaikan pekerjaan agar jembatan dapat rampung tepat waktu.

“Pemasangan rangka besi lantai ini merupakan tahap penting yang menentukan kekuatan konstruksi jembatan. Karena itu, pekerjaan dilakukan secara cermat dan terkoordinasi,” ujar Dedi.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses transportasi dan konektivitas antarwilayah. Selama ini, keterbatasan akses menjadi kendala utama dalam aktivitas warga.

Dengan hadirnya jembatan, masyarakat diharapkan dapat menikmati akses yang lebih mudah, aman, dan efisien. Selain itu, jembatan juga akan memperlancar distribusi hasil pertanian serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Tak hanya itu, keberadaan jembatan akan mempermudah masyarakat menjangkau layanan pendidikan, kesehatan, dan pusat perdagangan yang sebelumnya sulit diakses.

Menurut Dedi, pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan menjadi faktor penting dalam pemerataan pembangunan. Akses transportasi yang memadai akan membuka peluang pengembangan potensi ekonomi masyarakat.

“Kehadiran Babinsa di lapangan tidak hanya membantu pekerjaan fisik, tetapi juga memberikan motivasi kepada masyarakat. Ini merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tambahnya.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga Desa Kuta Ujung menjadi kekuatan utama dalam percepatan pembangunan. Warga terlibat langsung mulai dari penyediaan material hingga pengerjaan di lokasi.

Melalui sinergi antara TNI dan masyarakat, pembangunan jembatan ini diharapkan segera rampung dan memberikan manfaat nyata, khususnya dalam memperlancar mobilitas, mendukung distribusi hasil pertanian, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat.