LENSAPOST.NET- Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli, Senin (2/9/2024). Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kapolresta Banda Aceh ini turut dihadiri oleh Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) dan sejumlah pejabat utama Polresta Banda Aceh.
Dalam pertemuan tersebut, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli menyampaikan apresiasi kepada para rektor yang telah meluangkan waktu di tengah kesibukan mereka untuk hadir dalam silaturahmi ini. Ia juga menyinggung dinamika yang terjadi di Banda Aceh dalam sepuluh hari terakhir, khususnya terkait aksi unjuk rasa mahasiswa mengenai revisi UU Pilkada.
“Kami sudah mengamankan beberapa mahasiswa yang diduga terlibat dalam kelompok anarko karena aksi-aksi mereka yang dinilai meresahkan. Dalam penanganannya, kami melibatkan pihak kampus, orang tua, serta perangkat desa dari masing-masing mahasiswa,” ujar Fahmi.
Ia menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan Polri bukan untuk membatasi kebebasan berpendapat, melainkan untuk mengatasi aksi-aksi anarkis yang dilakukan oleh kelompok tertentu. “Kami berharap para rektor bisa memberikan pernyataan yang menyejukkan masyarakat, terutama para mahasiswa,” tambahnya.
Selain membahas aksi demonstrasi, Kapolresta juga meminta dukungan dari pihak kampus untuk menyukseskan penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut 2024 yang akan segera berlangsung.
Menanggapi hal tersebut, Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman, menyatakan bahwa pihaknya memahami semangat reformasi yang diusung oleh mahasiswa. Namun, ia berharap agar aksi-aksi tersebut dilakukan dengan santun, tidak anarkis, dan tidak disusupi oleh kepentingan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Prof Mujiburrahman menambahkan bahwa demonstrasi yang marak terjadi pasca keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan gerakan moral yang bertujuan mengawal semangat reformasi dan menjaga integritas demokrasi.
Namun, ketika keputusan yang diambil oleh DPR RI sudah sejalan dengan substansi keputusan MK, keberlanjutan demonstrasi menjadi kurang tepat, karena tujuan utama gerakan tersebut telah tercapai.
“Meski demikian, kami memahami jika demonstrasi terus berlangsung, karena sebagai bagian dari masyarakat yang peduli, wajar jika mahasiswa dan masyarakat ingin memastikan bahwa keputusan MK benar-benar dijalankan dengan penuh integritas. Kami berharap, demonstrasi yang dilakukan dapat berlangsung dengan santun, damai, serta tidak menimbulkan kerusuhan yang merugikan banyak pihak,” jelasnya.
Lebih lanjut, Prof Mujiburrahman juga menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut 2024. “Kami mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk bersama-sama membantu pemerintah dalam menyukseskan perhelatan akbar PON di Bumi Serambi Mekkah,” ungkapnya.
“Kami juga mengucapkan selamat datang kepada seluruh kontingen PON XXI Aceh-Sumut. Aceh saat ini sangat kondusif, aman, dan damai. Pihak keamanan dan panitia PON, didukung oleh seluruh masyarakat Aceh, siap mengawal dan menjaga agar seluruh rangkaian kegiatan PON berjalan dengan baik dan sukses,” pungkasnya. [ ]













