LENSAPOST.NET – Persaudaraan Muslimah (Salimah) Aceh menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang dirangkaikan dengan Pelatihan Kepemimpinan Pengurus Salimah (PKPS) sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran organisasi dalam menghadirkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Bendahara Umum Pimpinan Pusat Salimah, Yurida Murtiningsih, S.Mi., serta Ketua Departemen Pendidikan dan Pelatihan PP Salimah, Fidiyarini Pratiwi, M.Si. Selain itu, acara ini juga diikuti oleh jajaran pengurus Pimpinan Wilayah (PW), Dewan Pengawas Wilayah, hingga pengurus Pimpinan Daerah (PD) dari berbagai daerah di Aceh.
Mengusung tema “Soliditas Struktur Lahirkan Program Berdampak”, Rakornas menghasilkan 23 poin rekomendasi strategis yang menjadi arah kebijakan organisasi ke depan. Rekomendasi tersebut menegaskan komitmen Salimah dalam meningkatkan kontribusi nyata di tengah masyarakat, khususnya dalam penguatan keluarga dan pemberdayaan perempuan.
Ketua PW Salimah Aceh, Rahmi Suraiya, S.TP., menyampaikan bahwa Rakornas kali ini memiliki pendekatan berbeda. Pengurus pusat hadir langsung ke daerah untuk memperkuat sinergi sekaligus membangun soliditas organisasi hingga ke tingkat bawah.
“Sebagai organisasi perempuan, Salimah memiliki peran penting dalam membangun peradaban yang dimulai dari ketahanan keluarga. Kami berkomitmen melahirkan generasi berkualitas serta memastikan program organisasi dapat berjalan hingga ke tingkat daerah dan desa,” ujarnya pada awak media, Senin 20 April 2026.
Sementara itu, arahan Ketua Umum PP Salimah yang dibacakan oleh Yurida Murtiningsih menekankan pentingnya penguatan ketahanan ekonomi keluarga sebagai salah satu fokus utama gerakan Salimah ke depan. Hal ini dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan keluarga yang mandiri dan sejahtera.
Selain Rakornas, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai materi penguatan kapasitas organisasi, mulai dari Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO), hingga manajemen konflik. Materi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan dan profesionalitas pengurus dalam menjalankan roda organisasi.
Di waktu yang sama, turut dilaksanakan Training for Trainer (TFT) kepalestinaan yang menghadirkan Direktur Fundraising Adara Relief Internasional, Indah Kuniati, S.T.P. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk terus menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina, termasuk pembebasan Masjid Al-Aqsa, melalui berbagai peran strategis di masyarakat.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Salimah Aceh menegaskan komitmennya untuk terus berbenah, memperkuat tata kelola organisasi, serta menghadirkan program-program yang berdampak luas, terukur, dan berkelanjutan bagi masyarakat.












