Kerja Sama Bulog–Pengusaha Padi Disorot, DPRK Abdya Minta Solusi Cepat

Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya), Rahmat Irfan

LENSAPOST.NET – Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya), Rahmat Irfan, angkat bicara terkait kerja sama antara Perum Bulog dan pengusaha penggilingan padi lokal yang tengah menjadi perhatian publik.

Ia menegaskan, atas nama kepentingan rakyat, kesejahteraan petani dan pengusaha lokal harus menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya.

“Kita tidak boleh membiarkan persoalan ini berlarut-larut. Kasihan jika kerja sama antara penggilingan padi lokal dan Bulog tidak mencapai kesepakatan, tentu ada pihak yang dirugikan,” ujar Irfan, Rabu (15/4/2026).

Menurutnya, petani dan pengusaha penggilingan padi lokal merupakan mata rantai penting dalam perekonomian masyarakat yang tidak boleh diabaikan. Selama ini, penggilingan padi lokal dinilai telah banyak menyerap produksi gabah petani.

“Itu artinya para pengusaha penggilingan padi lokal sudah berperan besar membantu petani,” tambahnya.

Irfan juga meminta kepada Asisten yang membidangi Perekonomian dan Pembangunan agar segera menjalin komunikasi intensif dengan pihak Perum Bulog guna mencari solusi terbaik.

“Harus ada solusi dari pihak Bulog agar hasil gilingan padi pengusaha lokal dapat terserap secara optimal,” tegasnya.

Selain itu, ia mendesak pemerintah daerah untuk segera menjembatani protes yang disampaikan para pengusaha penggilingan padi kepada Bulog.

Sebagai wakil rakyat, Irfan memastikan pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap kinerja Bulog, mulai dari penyerapan hasil produksi pengusaha lokal, ketersediaan stok, kualitas, hingga pendistribusian.

“Kami akan terus bergerak jika ini menyangkut kepentingan rakyat. Ini bukan untuk menekan salah satu pihak, melainkan memastikan semuanya berjalan sesuai ketentuan,” tutup politisi PPP tersebut. []