LENSAPOST.NET – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya) dari Partai Golongan Karya, H. Mukhlis, MS, MA, mengingatkan pemerintah daerah agar tidak membiarkan petani berjuang sendiri dalam meningkatkan hasil pertanian.
Ia mengapresiasi langkah Wakil Bupati Abdya yang dinilai mulai serius memperhatikan nasib petani, khususnya melalui momentum Forum Muafakat Tanam Gadu 2026 yang baru saja digelar.
Menurut Mukhlis, forum tersebut harus menjadi titik awal lahirnya kebijakan nyata yang berpihak kepada petani. Ia menegaskan bahwa kemajuan Abdya sangat bergantung pada keberhasilan sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat tani.
“Kita berharap kepada pemerintah, jangan biarkan petani kita berjuang sendiri,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Ia menambahkan, masyarakat menunggu langkah konkret dari pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Abdya.
Langkah tersebut, lanjutnya, meliputi kepastian sistem irigasi, ketersediaan pupuk, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), pendampingan teknologi pertanian modern, hingga jaminan harga hasil panen agar petani tidak terus berada pada posisi lemah.
“Ini perlu dipaparkan secara jelas kepada publik,” tegasnya.
Selain itu, Mukhlis juga menekankan pentingnya penyusunan roadmap pertanian yang jelas dan berbasis potensi daerah. Dengan adanya arah kebijakan yang terukur, petani dapat memahami strategi pemerintah dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka.
Ia berharap, Forum Muafakat tidak hanya menjadi ruang diskusi semata, melainkan mampu melahirkan solusi konkret yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani.
“Petani hari ini tidak lagi membutuhkan sekadar wacana dan seremoni, tetapi langkah nyata yang bisa langsung dirasakan dampaknya,” pungkasnya.












