LENSAPOST.NET— Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Lampung Barat tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan. Ketua DPRD Lampung Barat Edi Novial, S.Kom., menegaskan bahwa makna kemerdekaan harus diterjemahkan melalui kerja nyata dan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Edi usai memimpin Rapat Paripurna Masa Persidangan ke-III Tahun Sidang 2025/2026 dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Rapat paripurna berlangsung dengan dihadiri Bupati Lampung Barat, Wakil Ketua dan Anggota DPRD, unsur Forkopimda, kepala instansi vertikal, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, camat, serta tamu undangan lainnya.
Menurut Edi, setelah 81 tahun Indonesia merdeka, tantangan perjuangan telah berubah. Jika dahulu para pahlawan berjuang mempertahankan kemerdekaan melalui medan perang, maka generasi saat ini memiliki tanggung jawab meneruskan perjuangan tersebut melalui pengabdian dan pembangunan.
“Semangat perjuangan para pahlawan harus terus kita hidupkan dalam menjalankan tugas dan fungsi kita masing-masing, terutama melalui kontribusi nyata dalam mengisi pembangunan Indonesia dan Kabupaten Lampung Barat yang kita cintai,” ujar Edi.
Ia menilai pembangunan tidak cukup hanya diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan pemerintah. Lebih dari itu, pembangunan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan.
Karena itu, Edi mendorong seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat untuk menjadikan semangat kemerdekaan sebagai energi dalam bekerja, membangun daerah, serta menyelesaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana kemerdekaan ini kita isi dengan pembangunan yang mengedepankan kepentingan masyarakat,” katanya.
Edi juga mengingatkan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan harus bergerak dalam semangat kebersamaan.
Menurutnya, sinergi menjadi kunci agar pembangunan Lampung Barat tidak berhenti pada perencanaan, tetapi benar-benar menghasilkan perubahan yang dirasakan masyarakat.
“Kemakmuran berdasarkan keadilan dan Ketuhanan Yang Maha Esa harus terus kita perjuangkan melalui pembangunan yang mengedepankan kepentingan bersama, tanpa kepentingan pribadi maupun golongan,” tegasnya.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, lanjut Edi, juga menjadi pengingat agar persatuan dan kepentingan masyarakat tetap menjadi fondasi dalam setiap kebijakan pembangunan.
DPRD Lampung Barat, kata dia, akan terus menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai kepentingan masyarakat.
Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945 pun diharapkan tidak berhenti pada peringatan seremonial. Semangat tersebut harus diwujudkan melalui kerja bersama, pelayanan publik yang semakin baik, serta pembangunan yang adil dan berkelanjutan.
“Semangat kemerdekaan harus kita buktikan melalui kerja dan pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Laporan : Siti












