Daftar Cagub Lewat Gerindra, Prof Darni Ingin Kembalikan Martabat Aceh

Prof Darni Daud

LENSAPOST.NET– Prof Darni Daud, mantan Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), resmi mendaftar sebagai bakal calon Gubernur Aceh di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Aceh pada Jumat, 14 Juni 2024. Dalam kesempatan tersebut, dia menyampaikan visi dan misi yang diusungnya untuk membangun Aceh yang lebih sejahtera dan bermartabat.

Dalam sambutannya, Prof Darni Daud menekankan pentingnya membangun rasa kebersamaan di tengah masyarakat Aceh. “Kita harus bangun, rasa kebersamaan itu. Gerindra saya rasa punya cita-cita seperti itu,” ujarnya dengan penuh semangat.

Ia juga menyoroti pentingnya keterampilan dalam mendukung pendidikan. “Pendidikan saja tidak cukup, tapi harus diberi skil,” tegasnya, menekankan bahwa generasi muda Aceh perlu dibekali dengan keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Prof Darni Daud turut menyinggung paradoks yang terjadi di Aceh, di mana tanah yang kaya akan sumber daya alam tidak berbanding lurus dengan kesejahteraan rakyatnya. “Kenapa bumi yang kaya, rakyatnya miskin?” tanyanya.

Di bidang kesehatan, Prof Darni berkomitmen untuk melakukan perbaikan signifikan tanpa hanya mengandalkan alokasi dana yang besar. “Bidang kesehatan kita buat lebih baik, tidak hanya menggunakan dana yang besar,” paparnya.

Selain itu, dia berharap melalui visinya ini, Aceh dapat mengangkat harkat dan martabat rakyatnya. “Mudah-mudahan bisa kita angkat harkat dan martabat rakyat Aceh,” harapnya.

Prof Darni juga menegaskan bahwa Gerindra memiliki perhatian khusus dalam menghadirkan kemakmuran dan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia. “Gerindra konsen menghadirkan kemakmuran yang lebih baik, Indonesia rakyatnya sehat,” jelasnya.

Menurutnya, sekarang adalah saat yang tepat bagi Aceh untuk berubah dan menghadirkan kemakmuran bagi rakyat. “Saatnya kita bagi kita untuk berubah, menghadirkan kemakmuran bagi rakyat. Inilah visi kami,” tegas Prof Darni.

Dirinya juga menyatakan bahwa Aceh belum mampu mengangkat harkat dan martabat rakyatnya dengan kondisi saat ini. “Bahwa kita belum mampu mengangkat harkat martabat orang Aceh, dengan kondisi saat ini,” ujarnya.

Prof Darni Daud

Menutup pidatonya, Prof Darni mengutip contoh negara maju di mana semua aset yang dimiliki produktif. “Di negara maju semua aset yang dimiliki semua produktif. Kita bukan hanya tanah, tapi gedung-gedung yang kita bangun belum produktif,” tutupnya.

Ketua Tim Penjaringan calon kepala daerah DPD Gerindra Aceh Nasrul Sufi menyampaikan hingga saat ada ini sudah ada sekitar 80 bakal calon yang mengambil formulir pendaftaran.

Namun, hingga saat ini baru 70 bakal bakalbcalon yang telah menyerahkan berkas lengkap serta menyampaikan visi dan misi.

Sementara besok, merupakan hari terakhir masa pendaftaran yang dibuka oleh tim oleh tim penjaringan.

“Besok adalah hari terakhir menerima pengambilan berkas bakal calon,”kata Teungku Abang — sapaan akrab Nasrul Sufi.

Ia menegaskan, hingga saat ini belum ada satu surat pun yang keluar dari DPP Gerindra untuk para Bacalon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *