NTP Petani Aceh Naik 0,59 Persen, Kopi Jadi Salah Satu Pendorong

IST

LENSAPOST.NETx — Kinerja ekonomi sektor pertanian Aceh menunjukkan perbaikan pada Agustus 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) mencapai 128,06 atau meningkat 0,59 persen dibandingkan Juli 2026.

Kepala BPS Provinsi Aceh, Agus Andria, mengatakan kenaikan NTP tersebut tidak terlepas dari meningkatnya indeks harga yang diterima petani.

“Indeks Harga yang Diterima Petani (It) pada Agustus 2026 sebesar 161,38, atau mengalami kenaikan 0,99 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” ujar Agus, Selasa (1/9/2026).

Sejumlah komoditas menjadi penyumbang utama kenaikan indeks tersebut, antara lain kopi, cabai rawit, dan kakao atau cokelat biji.

Di sisi lain, indeks harga yang dibayar petani (Ib) juga mengalami kenaikan. Pada Agustus 2026, Ib tercatat sebesar 126,02 atau meningkat 0,40 persen dibandingkan Juli.

Kenaikan biaya yang dibayar petani tersebut terutama dipengaruhi oleh komoditas cabai rawit, beras dan tongkol.

Meski demikian, kenaikan It yang lebih tinggi dibandingkan kenaikan Ib mendorong NTP Aceh meningkat menjadi 128,06.

Angka tersebut menunjukkan posisi harga yang diterima petani pada Agustus tumbuh lebih tinggi dibandingkan perubahan harga barang dan jasa yang harus dibayar petani.